"Kau tidak bisa seperti ini terus,kau harus kembali"ucap seseorang dengan penuh tekanan.
"Aku belum siap Seul,aku butuh waktu"lirih nya memohon.
"Berapa lama lagi? Sebentar lagi Jennie melahirkan Ji kau harus segera kembali untuk menemani Jennie melahirkan bayi nya"ucap seulgi mencoba menjelaskan tentang keadaan istri sahabatnya itu.
"Aku masih butuh waktu Seul ini semua terjadi terlalu cepat untuk ku dan aku juga harus kehilangan Fanny wanita yang ku cintai "balas Jisoo meminta pengertian sahabat nya.
"Sudah aku bilang lupakan Fanny kau lihat sendiri kan Minggu lalu kau menemuinya tapi dia sedang bersama laki-laki lain sedangkan kau terus saja berharap cinta nya dia, sadar lah Kim Jisoo kau sudah menikah Jennie istri mu sekarang dan kau juga menyayangi nya kan"jelas seulgi mencoba untuk membuat sahabat nya itu sadar bahwa ia tidak bisa terus bersikap egois.
Minggu lalu jisoo sempat menemui Fanny ke apartemen nya dengan keyakinan nya bahwa hati nya memilih Fanny kekasih nya dan bersiap untuk meninggalkan Jennie sesuai perjanjian awal mereka menikah namun sungguh nasib buruk menimpa pada nya jisoo harus menyaksikan sesuatu yang menyakiti hati nya jisoo melihat Fanny bersama seorang pria mereka terlihat sangat mesra seperti sepasang kekasih.
"Aku tidak tahu Seul hati ku masih milik Fanny,aku masih mencintai nya"lirih Jisoo bimbang.
"Aishh dasar bodoh! Sadar lah Kim Jisoo dia sudah bahagia dengan yang lain dan kau juga harus bisa buktikan bahwa kau bisa hidup tanpanya "cecaran seulgi kesal.
"...."
"Kau harus kembali Ji ada seseorang yang mengharapkan genggaman tangan mu di saat dia sedang bertaruh nyawa nya"lirih seulgi mengakhiri pembicaraan nya.
"Aku harap kau mendengarkan ucapan ku Ji terima lah Jennie dengan sepenuh hati mu dia istri mu sekarang dan lupakan Fanny itu yang terbaik mu"sambung seulgi menasehati sahabat nya.
**
"Sayang ini makanan nya, kenapa kau melamun?"ucap seseorang.
"Mom apa Jisoo akan kembali dan menemani ku lahiran?"tanya Jennie dengan sangat berharap.
Sebenernya Jennie tidak ingin terlalu berharap karena itu sama saja menyakiti perasaan diri nya sendiri namun entah kenapa ia sangat ingin Jisoo ada di samping nya saat ini menemani ya berjuang untuk anak nya.
"Mommy yakin Jisoo pasti datang, sudah kau harus tenang tidak boleh banyak pikiran besok kau akan melahirkan,kau harus fokus pada bayi mu terlebih dahulu sayang"ucap sang mommy berusaha untuk menenangkan putri nya yang akan berjuang esok hari.
"Bagaimana jika dia tidak datang mom? Apa aku bisa?"lirih Jennie tidak yakin.
"Sayang kau pasti bisa ada atau tidak ada nya Jisoo kau harus berusaha demi anak mu"balas sang mommy menyemangati.
"Tapi mom aku ingin Jisoo di sampingku "
"Sayang ada mommy Daddy juga orang tua Jisoo yang nanti nya akan menemani mu"
Jennie tidak menjawab ia diam namun pikiran nya sangat gelisah Jennie takut dia butuh seseorang yang bisa membuat nya nyaman dan itu adalah Jisoo
ia harus berusaha untuk kuat demi anak nya yang sebentar lagi akan lahir ke dunia ini tidak apa apa jika Jisoo tidak ingin menemani nya di sini Jennie yakin ia bisa tanpa Jisoo.
"Sayang tenang lah mommy akan mencoba untuk berbicara lagi dengan orang tua Jisoo oke"Jennie pun menganggukan kepala nya.
"Jisoo mommy tau kau belum menerima Jennie juga bayi nya sepenuhnya tapii Tolong kali ini saja mommy mohon datang lah Jennie membutuhkan mu saat ini"ucap Shin min ah dalam hati nya.
![AKU bukan DIA [Jensoo]](https://img.wattpad.com/cover/330323760-64-k21396.jpg)