88

129 41 0
                                        



































Keesokan harinya, pagi berjalan seperti biasa.

Rumah kembali dipenuhi rutinitas. Ji Eun sudah berangkat lebih dulu ke kampus, Jean dan Jena diantar ke sekolah mereka dengan penuh ocehan seperti biasa.

Si-woo berangkat tanpa banyak bicara.

Seperti dirinya yang sekarang tenang, tertutup, namun selalu terlihat mengamati.

Jisoo pun sudah berada di kantor.

Di tengah tumpukan pekerjaan, suasana yang biasanya ia kuasai dengan tenang tiba-tiba berubah saat ponselnya bergetar.

Nomor tak dikenal.

Namun ada sesuatu yang membuatnya langsung mengangkat.

"Halo?"

"Selamat siang, Kami dari sekolah Si-woo."

Nada suara di seberang terdengar serius.

Jisoo langsung duduk tegak.

"Ada apa?"

"Kami ingin menginformasikan bahwa terjadi insiden... Si-woo terlibat perkelahian dengan salah satu teman sekelasnya."

Dunia seakan berhenti sejenak.

"Perkelahian?" ulang Jisoo, suaranya menegang.

"Iya, nona... saat ini keduanya sudah dibawa ke ruang UKS. Namun... kondisi mereka cukup terluka."

Jisoo langsung berdiri.

"Luka bagaimana?"

"Ada beberapa memar dan luka terbuka. Kami sarankan nona Jisoo segera datang ke sekolah."

"Baik. Saya ke sana sekarang."

Telepon terputus.

Tanpa pikir panjang, Jisoo langsung mengambil jasnya dan keluar dari kantor.

Perjalanan menuju sekolah terasa jauh lebih panjang dari biasanya.

Pikirannya penuh.

Si-woo

anak yang jarang bicara...

yang selama ini terlihat tenang...

berkelahi?

Sesampainya di sekolah, Jisoo hampir berlari menuju ruang UKS.

Pintu terbuka

dan pemandangan di dalam langsung membuat dadanya terasa berat.

Si-woo duduk di salah satu ranjang.

Seragamnya sedikit berantakan.

Ada luka di sudut bibirnya.

Memar di pipinya.

Tangannya juga lecet.

Namun wajahnya

tetap sama.

Tenang.

Dingin.

Seolah tidak terjadi apa-apa.

Di sisi lain, seorang anak laki-laki lain juga dalam kondisi serupa, ditangani oleh petugas.

"Si-woo..." panggil Jisoo pelan.

Si-woo menoleh.

Matanya bertemu dengan ayahnya.

Namun tidak ada rasa takut.

AKU bukan DIA [Jensoo] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang