Malam pertama di rumah setelah semua yang mereka lalui akhirnya tiba.
Tidak ada suara mesin rumah sakit, tidak ada langkah cepat perawat di lorong, tidak ada lampu terang yang menyilaukan. Hanya keheningan rumah yang hangat dan akrab sesuatu yang dulu terasa biasa, namun kini begitu berarti.
Di kamar, lampu dinyalakan redup. Putri kecil mereka sudah berbaring di tempat tidurnya, memeluk boneka kesayangan yang tak pernah lepas dari tangannya. Wajahnya terlihat lebih tenang, napasnya teratur.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jennie duduk di tepi tempat tidur, mengusap lembut rambut anaknya. Gerakannya pelan, penuh kehati-hatian, seolah masih takut semuanya hanya mimpi.
"Capek ya hari ini..." bisiknya lembut.
Ji Eun mengangguk kecil, matanya mulai terpejam.
"Tapi... senang..."
Jawaban sederhana itu membuat dada Jennie menghangat. Ia menunduk, mengecup kening anaknya dengan penuh kasih.
"Tidur yang nyenyak, ya..."
Di sisi lain, Jisoo berdiri sambil memperhatikan keduanya. Setelah beberapa saat, ia mendekat dan ikut membelai kepala anaknya.
"Dada di sini... nggak ke mana-mana," ucapnya pelan.
Perlahan, mata kecil itu benar-benar terpejam. Napasnya menjadi lebih dalam dan tenang.
Untuk pertama kalinya sejak kejadian itu... ia tertidur tanpa gelisah.
Jennie tetap duduk beberapa saat, memastikan semuanya benar-benar baik-baik saja. Hingga akhirnya Jisoo menyentuh bahunya lembut.
"Ayo... kamu juga harus istirahat selama beberapa hari di rumah sakit kamu ga pernah bener bener tidur dengan nyaman sayang jadi sekarang sudah tenang kan?," katanya pelan.
Jennie mengangguk. Dengan hati-hati, mereka berdua bangkit dan keluar dari kamar, meninggalkan pintu sedikit terbuka.
Di kamar mereka, suasana juga terasa damai. Jennie langsung duduk di tempat tidur, lalu menghela napas panjang napas yang selama ini terasa tertahan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.