61

222 48 0
                                        







































Sore semakin merambat menuju senja. Cahaya matahari mulai keemasan, menyelinap di antara pepohonan tinggi dan menciptakan bayangan panjang di tanah. Udara terasa semakin sejuk, membuat suasana taman nasional itu semakin nyaman.

Di sebuah hamparan rumput yang cukup luas, Jisoo berdiri sambil menatap putri kecilnya yang tampak penuh energi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Di sebuah hamparan rumput yang cukup luas, Jisoo berdiri sambil menatap putri kecilnya yang tampak penuh energi.

"Ayo kejar Dada!" serunya sambil tersenyum jahil.

"Dada jangan lari!" balas Ji Eun, tapi kakinya sudah siap mengejar.

Dalam hitungan detik, Jisoo berlari pelan, sengaja tidak terlalu cepat. Tawa riang anak itu langsung pecah, mengejarnya dengan langkah kecil yang penuh semangat.

"Dadaaa... tunggu!" teriaknya sambil tertawa.

Jisoo sesekali menoleh ke belakang, pura-pura hampir tertangkap, lalu berlari lagi. Suara tawa mereka menyatu dengan suara alam, menciptakan momen yang hidup dan hangat.

Tidak jauh dari sana, Jennie duduk di atas tikar kecil yang mereka bawa. Di sampingnya, ada beberapa camilan ringan potongan buah, biskuit, dan minuman hangat.

Ia memegang satu potong buah, namun perhatiannya lebih banyak tertuju pada dua orang yang sedang berlari-larian di depannya.

Ia memegang satu potong buah, namun perhatiannya lebih banyak tertuju pada dua orang yang sedang berlari-larian di depannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Matanya lembut, penuh kebahagiaan.

Sesekali ia tersenyum sendiri melihat tingkah Jisoo yang pura-pura jatuh agar putrinya bisa "menang".

"Aku tangkap Dada!" teriak Ji Eun bangga saat akhirnya berhasil memeluk kaki Jisoo.

"Wah, hebat! Dada kalah," jawab Jisoo sambil tertawa, lalu mengangkat anaknya tinggi-tinggi.

Tawa mereka terasa begitu tulus.

Jennie menghela napas pelan, merasakan hangat di dalam dadanya. Tangannya tanpa sadar berpindah ke perutnya, mengusapnya dengan lembut.

AKU bukan DIA [Jensoo] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang