Matahari telah merangkak naik, cahayanya menerobos masuk melalui celah tirai sutra yang tertutup rapat.
Seseorang yang sedari tadi berbunyi di balik selimutnya menikmati tidur nya yang cukup melelahkan tiba-tiba saja merasa sangat berat di atas tubuh nya ia pun membuka matanya perlahan dan melihat siapa yang sedang berada di atas nya itu.
Cuppp
"Morning Daddy"sapaan Jennie dengan senyuman manis nya kepada seseorang yang paling di cintai nya.
"Jennie berat"
"Apa? Kamu bilang apa hah? Coba katakan sekali lagi "
Sial Jisoo lupa bahwa istrinya itu sangat tidak menyukai kata satu itu
"Ah tidak maksud aku bisa bangun dulu aku ingin ke kamar mandi sayang"bohong Jisoo berharap istrinya percaya itu
"Hari ini aku dan anak-anak ingin jalan-jalan sama kamu sayang"ucap Jennie dengan manja nya.
"Hari ini aku ke kantor sebentar ada yang mau aku kerjakan di sana sayang"balas Jisoo yang sudah bangun dari tidur nya.
"Tidak bisa,hari ini waktu mu hanya untuk aku dan anak-anak titik"
"Tapi-"
"Ga ada tapi-tapian Kim Jisoo cepat mandi dan bersiap-siap anak-anak sudah siap kita jalan-jalan hari ini"
"Baiklah "
"ih cepat kok malah main ponsel sih"
"Aku mengabari asisten ku sayang"
"Ishh kantor Mulu yang kamu urusin istri dan anak-anaknya kamu cuekin,kamu tuh baru pulang dari luar kota berbulan-bulan meninggalkan kami,Jisoo"
Cupp
"Maaf sayang, baiklah aku akan bersiap-siap "
"Jisoo "
"Kenapa sayang?"
"Kiss me Daddy "Jisoo terkekeh mendengarnya.
Cupp
"I love you Kim Jisoo "
"I love you more Jennie "
*
Tibalah mereka di pantai, angin laut berhembus lembut, membawa aroma asin yang menenangkan. Suara ombak yang berulang-ulang menghantam bibir pantai seolah menjadi musik alami bagi keluarga itu
yang akhirnya...
benar-benar beristirahat.
Liburan yang sederhana.
Namun terasa sangat berarti.
Di atas pasir yang hangat, Jean dan Jena berlarian tanpa henti. Tawa mereka pecah setiap kali ombak kecil mengejar kaki mereka.
"Jena, cepat! Airnya datang!" teriak Jean sambil tertawa.
"Aaa! Dingin!" balas Jena sambil meloncat mundur, lalu kembali mengejar kakaknya.
Tidak jauh dari mereka, Si-woo duduk di atas pasir, membangun sesuatu dengan serius. Sesekali ia melirik ke arah si kembar, memastikan mereka tetap aman.
Meski sikapnya masih tenang dan tidak banyak bicara tapi perhatiannya selalu ada.
Di sisi lain, Ji Eun duduk di atas tikar pantai, mengenakan kacamata hitam. Ponselnya ada di sampingnya, namun kali ini tidak ia sentuh.
![AKU bukan DIA [Jensoo]](https://img.wattpad.com/cover/330323760-64-k21396.jpg)