Malam kembali turun di rumah sakit, membawa suasana yang sunyi namun terasa menekan. Lampu-lampu lorong menyala redup, dan suara langkah kaki perawat sesekali terdengar memecah keheningan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jennie duduk terdiam. Pandangannya kosong, pikirannya dipenuhi bayangan kejadian sore tadi. Tangannya saling menggenggam, dingin dan sedikit gemetar.
Sejak kabar kondisi putri mereka dinyatakan stabil, seharusnya ada rasa lega. Namun bagi Jennie, ketenangan itu belum benar-benar datang. Setiap kali ia memejamkan mata, bayangan itu kembali muncul membuat dadanya terasa sesak.
Ia bahkan tidak menyentuh makanan yang sejak tadi disiapkan Jisoo.