Hari-hari berlalu hubungan itu kini tetap berjalan meski diam-diam.
Tanpa sepengetahuan Jisoo.
Tanpa banyak cerita kepada siapa pun.
Awalnya hanya pesan singkat.
Lalu menjadi kebiasaan.
Menunggu kabar.
Tersenyum sendiri.
Hingga akhirnya
menjadi sesuatu yang lebih dalam dari sekadar 'teman kampus'
Namun, tidak semua berjalan mulus.
Sore itu, Ji Eun berdiri di sudut kampus dengan wajah yang tidak biasa.
Tidak ada senyum.
Tidak ada cahaya di matanya.
"Aku capek kalau harus sembunyi terus," ucapnya pelan.
Di depannya, pria itu terdiam.
"Aku juga," jawabnya jujur. "Tapi aku ngerti keadaan kamu."
Ji Eun menggeleng kecil.
"Orang tua aku nggak akan setuju..."
"Terus kita harus berhenti?" tanyanya langsung.
Pertanyaan itu membuat Ji Eun terdiam.
Hatinya menolak.
Namun pikirannya ragu.
"Aku nggak bilang gitu..." ucapnya lirih.
"Terus maunya gimana?" suaranya mulai berubah, bukan marah tapi lelah.
Ji Eun menunduk.
"Aku cuma... butuh waktu."
Sunyi di antara mereka.
Untuk pertama kalinya
yang terasa bukan manisnya perasaan.
Tapi beratnya mempertahankan.
Pria itu menghela napas panjang.
"Aku bisa nunggu," katanya akhirnya.
"Tapi jangan bikin aku ngerasa sendirian di hubungan ini."
Ji Eun mengangkat wajahnya.
Matanya sedikit berkaca.
"Aku nggak pernah anggap kamu sendirian..."
"Buktinya?" tanyanya pelan.
Tidak ada jawaban.
Karena memang
sulit.
Di satu sisi ada perasaan yang tumbuh.
Di sisi lain
ada keluarga yang tidak ingin ia kecewakan.
Dan di tengah itu semua
Ji Eun berdiri.
Belajar untuk memilih.
Atau mungkin...
belajar untuk bertahan.
Namun satu hal yang pasti
hubungan yang dimulai dengan diam-diam itu,
perlahan mulai diuji.
Bukan oleh orang lain.
Tapi oleh keadaan...
dan keputusan mereka sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
AKU bukan DIA [Jensoo]
Fiksi PenggemarRumit kalau di jelasin baca aja kalau mau
![AKU bukan DIA [Jensoo]](https://img.wattpad.com/cover/330323760-64-k21396.jpg)