42

306 51 0
                                        
































Perjalanan pulang dari Swiss terasa ringan bukan karena kopernya, tapi karena hati mereka.

Jisoo dan Jennie pulang dengan wajah yang lebih tenang, lebih dekat, dan... lebih utuh dari sebelumnya. Sepanjang perjalanan, mereka sempat membayangkan satu hal yang sama:

Ji Eun

"Dia pasti kangen banget," kata Jennie sambil tersenyum.

"Pasti," jawab Jisoo "Dan pasti langsung lompat peluk kita."

Jennie tertawa kecil.
"Iya, itu sih udah pasti."

**

Begitu pintu rumah terbuka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Begitu pintu rumah terbuka

"Ji Eun"

Jennie langsung memanggil.

Tidak ada jawaban.

Aneh.

Biasanya, baru dengar suara saja ji Eun sudah berlari.

Jisoo mengernyit.
"Di mana ya?"

"Mom di mana Ji Eun?"

"Tuh diam lagi mau marahan kata nya kalo kalian pulang"kata mommy Jennie

Mereka masuk lebih dalam.

Lalu terlihat-di ruang tengah.

Ji Eun duduk di sofa, memeluk bonekanya... dengan wajah cemberut.

Bukan hanya cemberut.

Benar-benar ngambek.

Jennie langsung mendekat.
"ji eun..."

Tidak ada respon.

"Sayang?" Jennie duduk di sampingnya, mencoba menyentuh bahunya.

Ji Eun langsung menggeser sedikit, menjauh.

Jisoo dan Jennie saling pandang.

"Oh..." Jisoo mulai paham.

Jennie menahan senyum kecil.
"Ini... marah ya?"

Ji Eun masih diam.

"ji eun," panggil Jisoo pelan, duduk di depannya. "Dada pulang, loh."

Ji Eun akhirnya angkat wajah.

Matanya langsung berkaca-kaca.

"Dada jahat..."

Kalimat itu langsung menusuk.

Jennie langsung memeluknya.
"Eh, kenapa bilang begitu?"

"Pergi jauh... nggak ajak ji Eun..." suaranya mulai bergetar. "ji eun sendirian..."

Jisoo langsung mendekat, ikut berlutut di depan mereka.
"ji eun nggak sendirian, kan sama granny."

"Tapi nggak sama Dada sama Mommy..." jawab ji Eun cepat.

AKU bukan DIA [Jensoo] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang