Pagi itu datang dengan cahaya lembut yang masuk melalui jendela kamar.
Setelah malam yang cukup melelahkan, suasana rumah perlahan hidup kembali. Suara langkah kaki kecil, aroma sarapan dari dapur, dan percakapan ringan mulai mengisi udara.
Di kamar utama, Jennie masih duduk di tempat tidur sambil menggendong Si-woo yang tampak sedikit lebih manja dari biasanya. Wajah kecilnya meringis pelan, seolah belum siap berpisah dari pelukan hangat mommy nya.
"Hari ini kenapa ya..." gumam Jennie lembut, mengusap punggungnya.
Si-woo mengeluarkan suara kecil, lalu semakin mendekap.
Di sisi lain, Jisoo yang sudah rapi dengan pakaian kerja mendekat.
"Belum mau lepas?" tanyanya sambil tersenyum.
Jennie menggeleng kecil. "Dari tadi... nempel terus."
Jisoo tertawa pelan, lalu duduk di samping mereka.
"Sini... sama Dada coba," ucapnya lembut.
Dengan hati-hati, Jennie menyerahkan Si-woo. Awalnya bayi kecil itu sedikit gelisah, wajahnya seperti hendak menangis.
Namun begitu Jisoo menggendongnya dengan posisi nyaman, sambil mengayun pelan
suasana berubah.
"Hey... jagoan Dada..." bisiknya.
Ia menepuk punggung kecil itu perlahan, ritmis, penuh ketenangan.
Ajaibnya, Si-woo mulai diam.
Tangannya yang kecil mencengkeram baju Jisoo, lalu perlahan napasnya kembali tenang.
Jennie tersenyum melihat itu.
"Kamu memang punya cara ya sayang..." katanya.
Jisoo mengangkat bahu ringan.
"Mungkin dia tahu aku mau berangkat... jadi minta perhatian dulu."
Jennie tertawa kecil.
Di luar kamar, suara Ji Eun terdengar.
"Mommy! Aku sudah siap!"
Jisoo langsung menoleh. "Wah, anak sekolah sudah siap."
Beberapa saat kemudian, Ji Eun masuk dengan seragam rapi dan tas kecil di punggungnya.
"Dada!" katanya riang.
Namun begitu melihat Jisoo menggendong Si-woo, ia sedikit berhenti.
Wajahnya berubah sedikit cemberut... tapi hanya sesaat.
Jisoo langsung sadar.
"Eh, sini dulu," panggilnya.
Ia tetap menggendong Si-woo dengan satu tangan, lalu merentangkan tangan satunya ke arah Ji Eun.
Ji Eun mendekat, lalu dipeluk dari samping.
"Anak Dada dua-duanya di sini," ucap Jisoo hangat.
Ji Eun tersenyum lagi.
"Aku mau berangkat sekolah," katanya bangga.
Jisoo mengangguk.
"Semangat ya hari ini."
Jennie mendekat, merapikan sedikit rambut Ji Eun.
"Belajar yang baik... dan jangan lupa makan bekal ya."
Ji Eun mengangguk cepat.
Sebelum berangkat, Jisoo menurunkan Si-woo kembali ke pelukan Jennie yang kini sudah lebih tenang.
![AKU bukan DIA [Jensoo]](https://img.wattpad.com/cover/330323760-64-k21396.jpg)