94

151 49 5
                                        





































Pagi datang namun tidak seperti biasanya ada yang kurang yaitu Putri pertamanya tidak ada di meja makan setelah kejadian hari itu putrinya itu enggan untuk makan bersama di meja makan.

"Hari ini aku akan keluar kota"ucap Jisoo tanpa melihat ke arah Jennie dia tetap fokus pada makanannya.

"Kenapa tidak bilang dari awal aku kan bisa menyiapkan barang-barang kamu, kenapa mendadak sekali?"

"Appa menelponku tadi malam bahwa di hotel busan sedang ada permasalahan jadi aku harus ke sana hari ini"jelas Jisoo masih enggan menatap wajah istrinya

Jennie hanya bisa menghela nafas panjang karena semenjak kejadian itu sikap Jisoo menjadi semakin dingin dan beberapa hari ini pun Jisoo selalu pulang malam berangkat pagi dan dia pun selalu lebih banyak tidur di ruang kerjanya dibanding di kamarnya tidur bersamanya.

Setelah beberapa hari Jennie rela tidak tidur bersama Jisoo tidak mengobrol dengan nya karena dia ingin memberikan ruang untuk suaminya itu agar bisa berpikir lebih baik dari sebelumnya dan permasalahan kemarin pun belum ada titik terangnya karena sampai saat ini mereka belum membahas nya lagi.

Suasana rumah menjadi lebih dingin dari biasanya hanya ada percekcokan antara Jean dan Jena saja yang masih belum mengerti apapun yang terjadi di rumah ini

Sedangkan Si Woo tentu dia tahu dan dia pun tidak banyak menuntut apapun.

"Aku pergi"

"Jisoo tunggu"

Cegah Jennie saat Jisoo ingin memasuki mobilnya.

"Kenapa?"tanya Jisoo karena sudah dari tadi jennie hanya diam

"Boleh aku peluk kamu sebelum kamu pergi?"minta Jennie dengan hati-hati karena dia tidak mau merusak suasana hati suaminya.

"Hm"

"Apa?"

"Boleh"

Setelah mendapatkan persetujuan dari suaminya Jennie pun memeluknya erat sangat erat soalnya dia tidak akan bertemu Jisoo lagi.

"Jangan lama-lama"ucap Jennie yang masih memeluk Jisoo dan menghirup aroma tubuh Jisoo nya sebagai obat jika nanti di merindukan suaminya.

"Begitu urusanku di sana selesai aku akan langsung pulang... Jaga diri kamu baik-baik"

"Apa tidak bisa dibatalkan saja? Atau diwakilkan oleh yang lain selain kamu?"

"Tidak bisa Jennie"

"Aku tidak suka kau memanggil namaku seperti itu"lirihnya tidak terima.

"Kan memang namamu itu"

"Aku tidak suka "

"Aku berjanji begitu urusanku selesai di sana aku akan langsung pulang sayang"

"Tapi aku nggak bisa jauh jauh dari kamu"

"Ada anak-anak yang akan menemani kamu"

"Beda"

"Sudah, lepas dulu pelukannya"

dengan berat hati Jennie pun melepaskan pelukannya dan menatap suaminya.

Cupp

"Aku pergi ya"

"Hati hati...i love you more Daddy"

"I love you more mommy "

Jisoo pun masuk ke dalam mobil dan barang bekas untuk pergi dia menatap istrinya sebentar yang masih setia menunggunya di sana.

AKU bukan DIA [Jensoo] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang