Jam dinding ruang tamu berdetak pelan ketika Jisoo akhirnya membuka pintu rumah ia berharap istrinya sudah tidur setelah hari yang panjang di kantor ya hanya ingin cepat mandi lalu rebahan namun harapannya sirna di ruang tamu Jennie duduk bersedekah lampu hanya menyala satu cukup untuk memperlihatkan raut wajahnya yang jelas-jelas sedang menahan kesal
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Khmm...jam berapa ini?"suaranya datar tapi Jisoo langsung merasa seperti tertangkap basah Tengah mencuri waktu
Jisoo menelan ludah
"Hehe maaf,tadi ada rapat dadakan"jelas bisu dengan sedikit tergagap
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ada rapat dadakan atau kesenengan ngobrol sama temen perempuan yang kata kamu itu?"menatap Jisoo dengan rasa kesalnya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Jen dia hanya teman ku, jangan berlebihan"katanya sembari melewati Jennie yang sedang bersedekap dada dan menuju kamarnya
"Ck berlebihan? Aku istri mu Jisoo dan aku berhak atas diri mu"ucap Jennie dengan nada bicara yang masih dalam amarahnya.
"Ya kau istriku,lalu kau mau apa?"Jisoo berbalik menatapnya dengan intens.
Jennie diam melihat reaksi Jisoo yang seperti itu membuatnya gugup
"Tadi memang ada rapat dadakan dan aku tidak berbohong untuk hal itu, makanya aku pulang terlambat"ucap Jisoo sembari meletakan tas kantornya dan melepaskan baju kerjanya dan bersiap untuk bersih-bersih.