56

258 46 0
                                        





























"Ayo

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ayo....Baby...."

"Aaaahhhhhh.....

Tangan Jennie menekan kepala Jisoo dan mencengkram rambutnya.

rasa geli yang ditimbulkan membuat pinggul Jennie bergerak-gerak, begitu juga dengan bibirnya tersenyum
mendesah tanpa henti.

Jisoo semakin bersemangat, lida4hnya terus menari-nari membuat milik Jennie basan dengan salivanya bercampur dengan cairannya.

"Aaahhhhh..... Daddy gak tahan....." racau Jennie

Rasanya ada sesuatu yang meledak keluar,

"Keluarkan saja, sayang..."Jisoo semakin cepat mengerakan tangan dan lid4hnya pada daging kecil di bagian sensitif Jennie membuat Jennie semakin mempererat cengkraman tangannya.

Tubuhnya melengkung ke atas kenikmatan menghampiri dirinya.

"Aaahhhkkkk......."

Dan Jisoo tanpa jijik menyedot cairan tersebut sambil tersenyum senang melihat ekspresi Jennie.

"Sayang suka?" tanya Jisoo sambil merangkak naik ke atas tubuh Jennie

Dengan wanita yang tersipu malu Jennie
mengangguk pelan.

Jisoo langsung mendaratkan kecupan pada bibir Jennie sebentar

"Sayang, Itu baru pemanasan...." Sambil Jisoo megesek- gesekan miliknya yang sudah kencang ke lubang milik Jennie terlebih dahulu lalu perlahan mendorong miliknya hingga masuk ke dalam.

Jennie sedikit meringis, meskipun sudah beberapa kali mereka pernah melakukannya tetap saja milik Jennie terasa sempit bagi junior nya Jisoo.

"Sial..... Milikmu selalu sempit, baby..." umpat Jisoo sambil mulai menggerakkan
pinggulnya maju mundur.

Jisoo mulai melum4t bibir Jennie yang sudah menjadi candu baginya.

Sementara pinggulnya semakin bergerak
semakin dalam. Jennie mulai mengalungkan tangannya pada leher Jennie balas ciuman sang suami yang sangat panas.

Suara desahan semakin jelas terdengar di dalam ruangan tersebut. Jennie terus
mendesah saat bibir Jisoo bermain pada gunung kembarnya yang sudah mengacung secara bergiliran.

Jisoo begitu menikmatinya, bahkan mengigitnya lembut sampai Jennie mengigit bibir bawahnya menikmati sensasi sakit dan nikmat bersama.

"Baby......punya mu nikmati sekali!"Jisoo terus menggerakkan pinggulnya semakin dalam menghujam milik Jennie yang begitu nikmat.

Peluh terus berceceran membasahi tubuh mereka berdua, bahkan dinginnya AC tidak bisa memadamkan panasnya permainan dua orang yang sedang memadu kasih.

"Baby... Lututnya masih sakit?"Jennie mengangguk, jadi Jisoo mengurungkan niatnya berganti gaya.

AKU bukan DIA [Jensoo] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang