101

200 54 1
                                        














































Pintu rumah terbuka perlahan.

Suasana di dalam masih tenang terlalu tenang untuk jam sepulang sekolah.

Jisoo sudah menghubungi Jennie bahwa dia dan Si Woo akan pulang

Jisoo tidak mengatakan apapun tentang kondisi putra nya biar lah istri nya itu melihat secara langsung nanti di rumah.

Jennie sudah ada di rumah sedang berada di dapur menoleh saat mendengar suara langkah.

Awalnya ia tersenyum.

Mengira itu hari biasa.

Namun senyum itu perlahan hilang.

Saat matanya menangkap sosok Si-woo di belakang Jisoo.

"Si-woo...?" suaranya langsung berubah.

Ia berjalan cepat mendekat.

Matanya langsung fokus pada wajah anaknya.

Bekas merah di pipi.

Luka kecil di bibir.

Dan jalan nya agak sedikit pincang.

Seragam yang tidak serapi biasanya.

"Ya tuhan sayang..." napasnya tercekat.

Tangannya langsung menyentuh wajah Si-woo dengan hati-hati.

"Ini kenapa?" suaranya mulai bergetar.

Si-woo sedikit menunduk.

"Gapapa, Mom..."

Jawaban itu tidak pernah cukup untuk seorang ibu.

"Gapapa gimana?" suara Jennie naik sedikit, panik.

Ia menoleh ke Jisoo.

"Ini kenapa?!" tanyanya, kali ini lebih emosional.

Jisoo tidak langsung menjawab.

Ia tahu ini bukan sekadar pertanyaan.

Ini rasa takut.

Rasa bersalah.

Dan rasa sakit yang sama.

"Ada masalah di sekolah," jawab Jisoo akhirnya, tenang namun berat.

"Dia di-bully."

Kata itu langsung membuat Jennie terdiam.

Matanya membesar.

"Di-bully...?" ulangnya pelan.

Seolah tidak ingin percaya.

Ia kembali menatap Si-woo.

Lebih dalam.

Lebih lama.

Seolah mencari semua rasa sakit yang mungkin disembunyikan anaknya.

"Kenapa kamu nggak bilang sama Mommy...?" bisiknya lirih.

Si-woo mengangkat wajahnya sedikit.

Matanya tenang.

"Aku bisa handle..."

Jawaban itu justru membuat hati Jennie semakin hancur.

"Sayang..." suaranya pecah.

Ia langsung menarik Si-woo ke dalam pelukannya.

Erat.

Sangat erat.

Seolah ingin memastikan anaknya benar-benar baik-baik saja.

AKU bukan DIA [Jensoo] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang