60

218 50 0
                                        































Siang hari berjalan dengan tenang di rumah kecil itu. Matahari sudah cukup tinggi, cahayanya masuk lembut melalui tirai, membuat suasana terasa hangat dan nyaman.

Jisoo benar-benar menepati janjinya pagi itu ia tidak terburu-buru pergi ke mana pun. Hari itu ia memilih tetap di rumah, menemani Jennie yang sedang melalui masa awal kehamilan, sekaligus menghabiskan waktu bersama anak pertama mereka.

Di ruang keluarga, mereka bertiga duduk santai di atas sofa. Televisi menyala pelan menampilkan film animasi kesukaan Ji Eun, yang kini duduk di pangkuan Jisoo sambil sesekali tertawa melihat adegan lucu.

 Televisi menyala pelan menampilkan film animasi kesukaan Ji Eun, yang kini duduk di pangkuan Jisoo sambil sesekali tertawa melihat adegan lucu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sementara itu, Jennie bersandar di bahu Jisoo, tangannya masih melingkar manja di lengan suaminya. Sesekali ia menarik napas dalam, menikmati aroma yang sejak pagi membuatnya merasa jauh lebih nyaman.

"Masih mau nempel terus?" goda Jisoo pelan.

Jennie mengangguk tanpa ragu.

"Iya... jangan protes."

Jisoo tertawa kecil.

"Nggak protes, kok. Malah senang."

Ji Eun yang mendengar itu langsung menoleh.

"Aku juga mau nempel!" katanya, lalu semakin mendekat, memeluk Jisoo dari sisi lain.

Akhirnya, Jisoo benar-benar "dikepung" oleh dua orang paling penting dalam hidupnya.

"Dada jadi bantal, ya sekarang?" candanya.

"Dada punya ji Eun," jawab ji Eun cepat.

"Dan mommy," tambah Jennie dengan nada manja.

Jisoo hanya bisa menggeleng sambil tersenyum, menikmati momen itu tanpa ingin mengeluh sedikit pun.

Tak lama, Jennie mulai merasa sedikit lapar. Meski nafsu makannya belum sepenuhnya kembali, ia mencoba untuk makan perlahan.

"Aku mau buah... yang segar," ucapnya pelan.

Jisoo langsung berdiri.

"Tunggu ya, aku ambilkan."

Ia pergi ke dapur, menyiapkan potongan buah dengan hati-hati. Sesekali ia melirik ke ruang keluarga, memastikan Jennie tetap baik-baik saja.

 Sesekali ia melirik ke ruang keluarga, memastikan Jennie tetap baik-baik saja

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
AKU bukan DIA [Jensoo] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang