Bab 67

1.2K 146 6
                                        

Regie duduk termangu di meja kerjanya memperhatikan bekal makan siang yang anin siapkan untuknya.

Seutas senyum menghiasi wajahnya sejak pagi tadi.

Sang sekertaris pun menatap aneh kearah bosnya. Pasalanya, sikap bosnya hampir berubah 180° beberapa hari ini.

Apa lagi sekarang, saat dia melihat bosnya membawa bekal makan siang dengan tempat makan berwarna pink bergambar lucu.

Ingin sekali dia menanyakan sesuatu pada bosnya, namun apalah haknya sebagai sekertaris untuk mengetahui hal pribadi bosnya.

"Bos, berkasnya sudah di bagikan di ruang rapat, anda bisa menghadiri rapatnya sekarang"

"Ayo kita kesana" ucap regie tersenyum bangkit dari duduknya.

"Ohh yah nay, tolong beritahu semua karyawan untuk segera menyetorkan laporan harianya dan taruh semua di meja kerjaku sebelum jam 2 siang, hari ini saya akan pulang cepat soalnya"

"Maaf bos, tapi anda ada jadwal mitting di jam 4 sore dengan bagian marketing"

"Percepat atau undur saja mitting itu, ok nay?"

"Ok bos"

2 jam berlalu setelah regie menyelesaikan rapat. saat dia kembali keruanganya betapa terkejudnya ia melihat kakeknya sedang duduk di shofa ruanganya.

Dia pun melihat bekal kotak makananya sudah berada di depan kakeknya.

'Siallll' batin regie mencoba mengatur ekspresi wajahnya

"Ada apa kakek kesini?" Tanya regie duduk di depan kakeknya.

"Kotak bekal yang lucu, sejak kapan kamu suka warna pink? Sudah seperti anak perempuan saja"

'Memang aku perempuan bangsat!!!'

"Apa kakek kesini untuk membahas pembangunan hotel yang ada di bali?"

"Kau benar... ada kendala dengan warga lokal yg meminta klan black dragon untuk mengacaukan tempat konstruksi. Bisakah kau menangani itu cucuku?"

"Baik kakek, aku akan kesana minggu depan"

"Semakin cepat semakin baik"

"Ya... kakek benar, aku akan kesana 2 hari lagi setelah menyelesaikan pekerjaan ku"

"Bagus... kalo gitu kakek pergi dulu"

"Ya kek"

"Ahh iya... siapa yang membuatkan bekal itu? Apakah kimi?" Tanya kakek shani membalikan tubuhnya saat hendak meninggalkan ruang kerja regie.

"Iyah" bohong regie, dia tak ingin kakeknya tau kalo anin sudah balik ke indo bahkan sekarang bekerja di rumah sakit dan tinggal di samping kamarnya.

"Emm jadi kimi"

'Kau berbohong cucuku' batin kakek shani menyeringai.

Setelah keluar dari ruang kerja regie, kakek shani menghampiri meja sekretaris tempat nayla bekerja.

"Kau terus awasi dia dan laporkan semuanya padaku"

"Baik tuan"


Sepeninggal kakeknya, regie mengambil kotak makan siangnya dengan bahagia lalu memakanya dengan mata berbinar.

Dia pun memotret kotak bekal yang sudah kosong setelah ia menghabiskan isinya lalu mengirimkanya pada anin.

Regie: aku sudah makan siang, apa kamu juga sudah?

Tak lama kemudian datanglah balasan dari anin.

Anin: belum

Regie: aku akan membawakan makanan sekalian mengantar mu ke rs.

MY BAD GIRLFRIENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang