Saat ini mereka sedang berada di salah satu mall besar di jakarta, mall ini juga milik gresan grup. Tapi anin tak mengetahuinya.
Mereka berjalan mengelilingi tenant-tenant dari brand yang tak familiar. Ada banyak sekali brand luar negri yang anin tak ketahui seperti BALMAIN, VERSACE, TOM FORD dan yang lainya.
Pengunjung mall tak terlalu banyak, tapi mereka sangat berkelas walaupun pakainya terlihat simple. Hanya melihat tas mereka saja dia sudah tau bahwa mereka bukan orang kaya biasa...
Bahkan tas DIOR saddle miliknya terlihat tak ada harganya di sini!
"Mau liat ke dalem?" Tanya regie
"Gak ahh, harganya pasti mahal banget"
"Kamu lupa siapa calon istri kamu ini?"
"Sayang duitnya, nanti duit mu abis"
"Duit ku gak bakalan abis walaupun kamu beli semua yang ada di toko itu" ucap regie sambil menunjuk sebuah tenant dari brand HERMES.
"Ayoo masuk! Kuras hartaku manissss" bisik regie di telinga anin
"Ok... akan ku habiskan isi dompet mu itu. Mulai sekarang kamu harus ekstra kerja keras sayang"
Anin berjalan dengan wajah terangkat memasuki tenant. Seorang pelayan toko menyambutnya dengan sebuah senyuman dan dia membungkukan badanya pada regie yang berjalan di belakang anin.
"Silahkan tunggu di ruangan nona"
Seorang pelayan berjalan memimpin menuju ruangan vvip yang tersedia di toko itu.
Anin berjalan mengikutinya, ia merasa takjub melihat kemewahan dekorasi toko dan betapa ramahnya pelayanan mereka terhadapnya.
Ini bukan pertama kalinya dia masuk ke dalam toko brand ternama, tapi kenapa perlakuan ini tak pernah ia dapatkan sebelumnya??
Mereka menyuruhnya menunggu di ruangan, menyuguhkan disert dan juga minuman mewah, membawakan beberpa produk yang harganya fantastik. Bahkan saat anin ingin mencoba salah satu sepatu yang terlihat menarik, pelayan itu mencoba memakaikannya. Untung regie menahan pelayan itu dan dialah yang memakaikan sepatunya pada kaki anin.
"Sangat cocok, sepatunya jadi terlihat cantik di kaki mu" ucap regie yang berjongkok di depan anin sambil tersenyum.
"Itu karna sepatunya yang cantik, mahal lagi!!"
"Tak semua barang mahal jadi terlihat cantik saat di pakai orang"
"Hmm"
"Bungkus ini, dan tunjukan koleksi dress dan tas dari toko ini" ucap regie pada seorang pelayan.
"Baik nona"
'Yesss.. dapet pelanggan sultan!! selamat datang bonus royalti kuuu' batin sang pelayan tersenyum dalam hati.
Dengan wajah yang ceria, pelayan itu memamerkan satu persatu koleksi eksklusif yang ada di tokonya. Tak tanggung-tanggung semua barang yang dia tunjukan seharga $9.400 atau setara 159 juta rupiah.
Anin melongo mendengar regie yang terus menerus mengatakan 'bungkus' setiap kali ia mencoba barang yg terlihat menarik di matanya.
"Tunggu regie.. kau selalu bilang bungkus, apa kamu gak ngitung sudah berapa uang yang kamu keluarkan untuk semua itu?!"
"Kalau kau suka ya beli aja, gak usah mikirin harganya... toh aku kerja memang untuk membahagiakan mu"
"Gak gitu juga lah!! Kamu juga harus mikirin masa depan, jangan buang-buang uang hanya untuk kebahagiaan sesaat!"
"Anin... kebahagiaan kamu itu lebih berati dari apa pun, walau hanya sesaat, asal kamu bahagia aku juga ikut bahagia"
"Aghhh sudah lah. Susah banget ngomong ama kamu... udh, aku gak mau nyoba-nyoba lagi!"
