bab 65

1.3K 167 7
                                        

Jam menunjukan pukul 14.30 saat anin baru membuka matanya setelah tidur setengah harian.

"Gimana ini, aku ada jadwal oprasi jam 15.30 lagi"

"Apa minta anter regie aja?? Tapi dia sibuk gak yah" gumamnya menatap layar ponselnya

Tingggg....

Anin melihat notifikasi pesan dari regie

Regie: Sudah makan siang?

Anin: belum.... regie?

Regie: ya?

Anin berpikir sejenak

Anin: emm apa kamu masih sibuk?

Regie: tidak, kenapa?

Anin: boleh aku minta tolong?

Regie: tentu saja.

Anin: bisa mengantar ku ke rumah sakit?

Regie: bisa, aku kesana sekarang

Jawaban regie datang di detik yang sama

Tanpa dia sadari, senyuman mengembang di wajahnya.

Dia meletakan hpnya dan berjalan ke arah kamar mandi.

Setelah beberapa saat, kini dirinya berdiri di depan cermin  mengenakan sweter polos berwarna biru langit yang pas di tubuhnya di padukan dengan rok rample berwarna putih seatas mata kaki.

Ia  mematutkan pakaian yang dia pilih hari ini, saat dia tengah asik memutar tubuhnya di depan cermin, terdengar ketukan di pintu apartemnya, Dia pun bergegas membukakan pintu untuk tamunya.

"Hai reg... Masuk dulu yah, tunggu aku 5 menitan lagi, ok?" Ucap anin berjalan kembali kearah kamarnya.

Dengan sedikit tergesa, ia memakai bedak tipis dan juga lipstik berwarna peach di bibir mungilnya.

"Sudah... ayoo reg" ucapnya berjalan melewati regie sambil mengecek isi tas jinjingnya

"Tunggu"

"Kenapa?"

Regie mendekat kearah anin yang sekarang menatapnya

"Maaf" ucap regie mengusap bibir anin dengan jari jempolnya..

Pandangan mereka bertemu. Regie melihat keterkejutan di dalam manik mata anin..

"Lipstiknya sedikit berantakan... ayooo"

Sekarang Regie melangkahkan kakinya meninggalkan anin yang membatu beberapa detik sebelum tersadar.

Ada seutas senyum di bibir regie yang dia sembunyikan...

"Sangat menggemaskan" gumamnya

"Kau ngomong apa reg?"

Regie berbalik menatap anin.

"Ayo, sebelum terlambat" ucapnya tersenyum manis pada gadis yang ia rindukan.

"A-ayooo"

Anin mempercepat langkah kakinya dengan jantung berdegub kencang setelah melihat senyuman regie yang sangat mempesona di matanya.

'Tenangkan dirimu nin' batin anin memencet tombol di lift dengan regie yang berdiri tepat di belakangnya.





Di dalam mobil yang masih terparkir di basment apart.

"Makan ini dulu, kamu blm makan siang kan" ucap regie menyodorkan beberapa potong roti isi dan minuman choco float

"Makasih"

Beberapa saat suasa hening terjadi di dalam mobil yang masih terparkir. Anin merasa aneh dengan regie yang masih terdiam tanpa menyalakan mesin mobilnya.

MY BAD GIRLFRIENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang