Bab 72

1K 118 13
                                        

Malam yang panas ini adalah yang pertama setelah perpisahan mereka. Kalian pasti tau, setelah yang pertama, pasti ada yang kedua, ketiga,  dan seterusnya. Regie menjadi ketagihan dan lebih suka melakukan hal seperti ini dari pada pekerjaanya.

Hampir setiap hari mereka melakukan itu, mereka melakukannya di pagi hari setelah anin menyelesaikan shift malamnya. Setelah selesai memakan gadis kecilnya, barulah dia berangkat kerja ke kantornya.

Setiap jam istirahat, dia pun akan kembali ke apartement mereka dan makan siang bersama anin. Kehidupan percintaan mereka beberapa hari ini hanya di penuhi oleh kebahagiaan.

Malam harinya, regie mengantar anin ke rumah sakit tempatnya bekerja.

"Bolehkah aku menginap di rumah sakit? Aku masih ingin bersama mu" 

"Kita selalu bersama, ada 24 jam dalam sehari dan kita hanya berpisah selama 9 jam!"

"Harusnya kita bersama selama 24 jam penuh" keluh regie dengan wajah memelas menatap anin

"Gila!!" Anin memutar matanya merasa  jengah

"Apa kamu tak meridukan ku? Padahal aku selalu merindukan mu"

"Aku merindukan mu, tapi kita juga harus realistis. Kita butuh makan untuk hidup, untuk makan kita butuh uang, untuk mencari uang, kita harus bekerja"

"Aku tak melarangmu bekerja, aku cuma ingin menemanimu bekerja... aku akan menunggumu di ruang jaga dokter"

"Ruang jaga dokter itu untuk umum... aku masih dokter fellow, bukan dokter spesialis yg punya ruangan sendiri!"

"Ok, aku akan meminta hrd membuatkan 1 ruangan khusus untuk mu" ucap regie hendak meraih tlponya, namun anin dengan cepat menahanya.

"Jangan gila! Kamu ingin aku di hujat oleh semua dokter yg ada di rumah sakit ini?!

"Kenapa mereka harus menghujat mu yang memiliki pacar kaya?? Kalo mereka ingin ruang pribadi juga, silahkan cari pasangan yang kaya. Tapi itu mustahil sih"

"Aku tau kamu kaya, tapi aku gak mau di cap jadi cewek matre yang hanya memanfaat kekayaan mu! Sudah lah, aku tak ingin berdebat lagi, aku masuk dulu, dan kamu pulanglah"

Anin beranjak membuka pintu mobilnya, namun tanganya di tahan oleh regie. Dan dia pun kembali duduk di kursinya.

"Apa lagi?"

"Kau melupakanya"

"Melupakan apa??"

"Kiss"

Cupppp...

Anin mengecup bibir regie

"Sudah kan?"

"Tungguuuu" regie kembali menahan tangan anin saat anin kembali beranjak dari duduknya.

"Apa lagi sih reggg?!"

"Aku punya ruang kerja sendiri di kantor, di dalamnya juga ada sebuah kamar tidur krn dulu aku jarang pulang kerumah."

"Truss?? Kamu mau tidur di kantor?? Ya sudah, terserah kau saja lah"

"Jelas Bukan! besok pagi, kamu harus ikut aku ke kantor, kamu tidur di sana"

"Hah???"

"Setelah menjemputmu, kita langsung ke kantor ku. Kamu bisa tidur disana dan aku bekerja, saat aku rindu, aku tinggal masuk ke kamar tidur untuk menemui mu"

"Semua karyawan di kantormu akan bertanya-tanya dan bergosip tengtang mu reg"

"Aku tak peduli, kalo mereka begitu, aku akan memecatnya"

MY BAD GIRLFRIENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang