part89

3.9K 259 10
                                    

Dan malam itu mereka menghabiskan malam-malam penuh kenikmatan tanpa ada penolakan paksaan dan gelisah.mereka sama-sama hanyut oleh gairah panas dan sensual.

🌒🌃

Ada yang berbeda dalam hubungan mereka. Rene  menyadari pagi itu, mengingat senyum lembut sehun ketika rene terbirit-birit kembali ke kamarnya ketika hari hampir menjelang pagi. Terutama perasaan rene  ke sehun , ada yang berubah.

Ternyata selama ini dia juga frustrasi oleh gairah yang tertahan, sama seperti yang dirasakan sehun . Dan ketika semalaman mereka saling memuaskan gairah masing-masing, pagi ini perasaannya luar biasa bahagia. Rene bahkan merasa ingin bersenandung.

Pagi ini, karena sehun  biasanya sudah berangkat bekerja jam-jam segini. Rene  memutuskan untuk mengisi waktunya dengan menjelajah seluruh isi rumah. Dia memutuskan untuk menjelajahi area sayap kanan rumah yang besar itu. Tanpa di temani siapapun, rene  menyusuri lorong-lorong, ruangan demi ruangan, sampai akhirnya tiba di ujung lorong, dengan dinding yang sepenuhnya terbuat dari kaca, memantulkan cahaya matahari ke seluruh lorong dan pemandangan yang luar biasa indahnya di balik kaca. Pemandangan kebun mawar berwarna merah tua yang merambat dan memenuhi taman kecil di sana.

rene  terpesona hingga hampir sesak napas. Dia berdiri cukup lama di depan taman itu, lalu kemudian mengerutkan keningnya ketika menyadari, bahwa sayap kanan rumah ini, meskipun tampak bersih dan terawat, tampaknya hampir tidak pernah digunakan.

rene menoleh ke kiri, dan menemukan sebuah pintu besar berwarna keemasan, dengan penuh rasa ingin tahu dia membuka handle pintu itu. Sepertinya susah dan macet, tetapi kemudian setelah rene  mencoba beberapa kali, pintu itu terbuka dengan mudahnya, dengan suara berderit karena engsel yang sudah lama tak diminyaki.

Ruangan itu temaram, karena jendela kamarnya tertutup rapat oleh gorden, baunya pengap seperti sudah lama tidak dimasuki. Rene meraba-raba dinding dan menemukan saklar di kamar itu, ditekannya saklar kamar itu, dan cahaya kekuningan yang lembut langsung menyinari seluruh ruangan.

Itu sebuah kamar. Kamar yang sangat feminim dengan nuansa merah muda yang lembut, hampir putih. Rene  mengitarkan pandangannya ke kamar itu dan mememukan sesuatu yang membuatnya tertegun.... Dan memucat.

Ada sebuah lukisan besar yang digantung di kamar itu. Lukisan yang sangat besar dengan bingkai keemasan yang
sangat indah. Tetapi bukan besarnya lukisan itu atau indahnya bingkai itu yang membuat rene tertegun, tetapi orang dalam lukisan itu.

Di sana terlukis seorang perempuan yang sedang berdiri di tengah taman mawar, dengan gaun merah muda dan rambut cokelat tuanya yang panjang dan berkilau, sedang tertawa bahagia, seolah-olah perempuan itu tidak bisa menahan senyumnya kepada siapapun yang melukisnya. Perempuan itu memeluk perutnya yang sedikit buncit, sedang hamil muda.

Perempuan itu tampak penuh bahagia... penuh cinta, dan yang membuat rene  luar biasa kagetnya, wajah perempuan itu.... Wajah perempuan itu.... Sama persis dengan wajahnya.

Oh ya Tuhan! Sama persis! Bagaikan pinang di belah dua. Meskipun perempuan di lukisan itu tampak lebih anggun dan lebih feminim, rene sangat yakin bahwa selain semua alasan itu, wajah mereka berdua tampak begitu serupa!

Tapi rene yakin itu bukan lukisan dirinya. Dia tidak pernah mengenakan gaun merah muda, dia tidak pernah dilukis di tengah taman mawar, dan yang pasti, dia tidak pernah hamil sebelumnya!

Jadi siapakah perempuan itu? Siapakah dia...?

"Seharusnya Anda tidak boleh ke area ini"

####

To be continued.....

😂😂😂😂

Lanjut klo vote nya udah smpe banyak...
Ditunggu ya ....

Irene..You Make Me So Crazy  (Hunrene ) sehun ireneTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang