Jiu tersenyum ketika ia turun dari lantai dua dan melihat suaminya masuk ke dalam kamar mereka.
Awalnya ia hendak memanggilnya ketika sebuah ide jahil terlintas di kepalanya.
Ya, Jiu hendak mengikuti suaminya dan mengagetkannya.
Ia berjalan dengan berjinjit hampir tak menimbulkan suara, hingga suaminya masuk ke dalam kamar dan ia hendak menepuk pundak suaminya ketika suara dari ruang tengah mengejutkannya.
"Ngapain kamu dek jalan jinjit begitu?" Tanya Suami Jiu yang tengah duduk di salah satu sofa dengan cangkir kopi di tangan kanannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.