109. chit chat with dad

2.6K 700 42
                                        

Jingon menghela napas panjang.

Kegiatannya menonton sebuah video di youtube terhenti ketika mendengar suara tangisan dari headphone yang ia gunakan.

Jelas-jelas yang ia tonton adalah sebuah video tutorial tanpa suara manusia.

Diletakkannya headphone yang terpasang di telinganya tadi ke atas meja. Lalu ia berjalan ke arah luar kamar dan mendapati ayahnya tengah menonton televisi.

"Ayah nonton apaan dah? Kok kenceng banget sampe suara nangisnya kedengeran ke kamar abang?" Tanya Jingon pada ayahnya.

Ayah Jingon menoleh ke belakang dengan kening berkerut.

"Nangis apaan? Orang yang ayah tonton aja pertandingan bola. Ini lagi iklan malah."

"Terus suara cewek nangis yang abang denger itu suara siapa?"

Ayah Jingon menggendikan kedua bahunya.

"Kirain cuma halusinasi ayah doang. Kamu denger juga?"

"Iya, Yah. Sampe kedengeran ke kamar abang malah, padahal abang pake headphone."

"Apa suara anaknya Pak Dongwook ya?"

"Ngaco, Pak Dongwook kan anaknya laki-laki. Ini tadi suaranya perempuan."

"Terus siapa? Apa si Lami?"

"Lami rumahnya 3 rumah dari rumah kita, Yah. Kalaupun dia nangis, nggak mungkin kedengeran sampe sini."
 
 
 
"Abang?"
 
 
 
"Iya, bun?"

Jingon buru-buru menghampiri kamar orangtuanya. Bundanya baru saja menyerukan namanya.

"Kenapa, bun?" Tanya Jingon. "Bunda denger suara perempuan nangis juga?"

"Hah? Suara perempuan nangis?"

"Iya, tadi abang sama Ayah denger soalnya."

"Ayah kamu? Ayah kamu emang udah pulang? Bukannya Ayah pergi ke rumah temennya buat ngelayat?"

"Ngelayat? Ayah lagi nonton tivi kok, Bun, tuh di-"

Perkataan Jingon terhenti.

Ia menoleh ke arah ruang tengah dan mendapati lampu serta televisi di ruangan tersebut padam.

Dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehadiran ayahnya seperti sebelumnya.

"Kenapa? Ayah kamu beneran udah pulang?"

spooky; k-idols & producex101 ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang