50. "what's wrong?"

4.2K 1K 39
                                        

"Kenapa?" Tanya Junyeol pada Hyeri.

Hyeri menggelengkan kepalanya sembari tersenyum dan berkata, "nggak apa-apa."

"Yang bener?"

"Iyaaa, nggak apa-apa kok." Jawab Hyeri sekali lagi. "Agak pengap aja, lembab rasanya." Kilah Hyeri. Maklum, baru saja hujan turun.

Namun, kalau boleh jujur, lebih dari sekedar pengap, Hyeri sedikit merasakan hawa tak enak ketika memasuki area pelataran parkir yang terletak di basement ini. Hanya saja, Hyeri memilih tak mengatakannya. Ia tak ingin merusak suasana kencan mereka hanya karena perasaannya semata.

Beruntung, perasaan tersebut benar-benar hanya ia rasakan ketika di basement saja. Selebihnya, Hyeri merasakan perasaan yang cukup nyaman selama mereka berkencan.

 
 
 
 
 
👻👻👻
 
 
 
 
 

"Gimana? Kamu mau tunggu di sini apa ikut ngambil mobil?"

Jam menunjukan pukul 10 malam ketika Hyeri dan Junyeol selesai berkencan. Keadaan mall sudah cukup sepi. Beberapa toko sudah tutup. Pun dengan lampu yang sudah mulai dimatikan.

Junyeol hapal bagaimana Hyeri tidak terlalu suka akan gelap. Dan keduanya sudah bisa menduga bagaimana keadaan basement yang pasti lumayan gelap.

"Ikut kamu aja deh, takut aku di sini sendiri."

 
 
 
 
 
👻👻👻
 
 
 
 
 

"Yang, lenganku kok agak berat ya?"

"Berat? Pegel kali. Tadi kan kamu sempet main basket di timezone."

"Hah, iya kali ya."

 
 
 
 
 
👻👻👻
 
 
 
 
 

"Ra?"

"Hm?"

"Tadi kan gue abis ngedate ya sama cowok gue, terus abis pulang kok tangan gue kayak berat banget ya?"

Saat ini, Hyeri tengah tersambung dalam sambungan videocall dengan Yura. Seingat Hyeri, Yura cukup mengerti akan permasalahan seperti ini.

Ya, Hyeri mencurigai bahwa sesuatu telah terjadi padanya. Karena jika ini hanya sekedar pegal karena kelelahan, kenapa tidak hilang ketika dipijit oleh asisten rumah tangganya tadi?

Dan rasanya malah semakin bertambah berat.

"Lo abis pergi ke mana emang?"

"Ke mall doang, makan, nyari sepatu, ngegames bentar terus nonton. Udah. Gitu doang. Kenapa emang?"

"Pegelnya berasa pas lo dimana?"

"Di jalan balik."

"Parkir mobil dimana emang cowok lo?"

"Basement. Diarahin ke situ tadi. Parkiran atas penuh soalnya."

"Healah, pantesan anaknya agak kotor."

"Hah?"

Hyeri mengerutkan keningnya. Ia merapatkan tubuhnya ke tembok ketika Yura berbicara seperti itu.

"Gimana, gimana? Anak siapa?"

"Itu, anak yang gelendotin elo. Agak kotor badannya. Kayak abis main dimana gitu."

"Ih anjir, Ra, lo kok ngomongnya nakutin sih???"

"Ya elah, udah nggak usah takut. Coba lo ambil wudhu sebelum tidur abis itu baca ayat kursi. Insyaallah pergi dia."

"Kalau nggak pergi juga gimana?"

"Ya, tidur sama lo berarti nanti dia."

"YURA IH!"

"Wkwkwkwk, canda sih. Udah lo coba lakuin yang gue suruh tadi. Terus langsung tidur. Ntar juga balik sendiri dia."

"Beneran?"

"He euh, biasa anak kecil mah emang suka gelendotan begitu, manja dia."

spooky; k-idols & producex101 ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang