Beberapa jam kemudian,"Akhirnya selesai , "ucap Kevin tersenyum sambil menutup laptopnya,"Tama, "Saya sudah cek semuanya, "Hasil kerja kalian sangat memuaskan terima kasih" ucap Kevin, "Terima kasih pak,"Kami hanya melakukan apa yang kami bisa" jawab Tama sambil tersenyum,"Oke,saya permisi, sampai ketemu besok" ucap Kevin,"Ya pak, "Hati-hati" jawab Tama,"Cinta memang mampu merubah seseorang pak Kevin yang terkenal arogan dan bersikap seenaknya sekarang berubah menjadi pemimpin yang baik dan bertanggung jawab" gumam Tama sambil tersenyum.
"Bro,gue otw pulang nih" ucap Kevin, "Hati-hati bro,gue masih ada urusan" jawab Dimas,"Oke, buruan pulang, "Cewek paling benci kalau di suruh nunggu "ucap Kevin,"Oke gue usahakan pulang sebelum makan malam, "Titip salam buat Rania ya" jawab Dimas mengakhiri panggilannya, "Astaga hampir lupa" gumam Kevin melajukan mobilnya ke supermarket untuk membeli 2 box es krim untuk adik dan istrinya.
Ketika hendak pulang,Kevin tak sengaja melihat gadis kecil berjualan bunga, "Dek kakak mau bunganya dong,"ucap Kevin, "Maaf kak, "Bunganya gak di jual" jawab anak kecil itu,"Lho kenapa," tanya Kevin "Kata ibu Kalau menjual sesuatu harus yang bagus, supaya tidak mengecewakan pembeli "jawab anak itu, "Gak papa dek, "Kakak beli semuanya nanti sampai rumah "Kakak akan rawat bunganya "jawab Kevin, "Baiklah,janji ya makasih kak, jawab gadis kecil itu,"Lucu sekali,"Anak itu,"tapi dimana orang tuanya "Kenapa dia sendirian" gumam Kevin,"Ah sudahlah lebih baik aku pulang mereka menungguku" gumam Kevin bergegas masuk ke mobil."Mas... "Tunggu mas,ada anak kecil pingsan, tolong bawa dia ke RS" ucap seseorang mengetuk kaca mobil,"Oke, "Silahkan masuk" jawab Kevin, "Astaga anak ini,"Bu, dia kenapa" tanya Kevin pada seseorang wanita yang menolongnya, "Jalankan mobilnya,"Anak ini harus segera di tolong" ucap wanita itu panik,Oke maaf ucap Kevin lalu melajukan mobil ke RS terdekat, "Terima kasih bantuannya "ucap wanita itu lalu bergegas masuk ke RS,"Astaga es krimnya, "Aku harus segera pulang" gumam Kevin melajukan mobilnya ke rumah Maya.
10 menit kemudian,Kevin sampai rumah,"Nia,ini untukmu, "Jangan marah lagi ya "ucap Kevin, "Asyik makasih kak "ucap Rania tersenyum,"Kok es krim udah cair "Kakak darimana hayo" tanya Rania, "Tadi kena macet maaf "jawab Kevin, "Sayang, kamu gak bohongkan" tanya Mila,"Bi tolong es krimnya taruh kulkas "ucap Kevin,"Aku akan jelaskan semuanya" lanjut Kevin,"Tadi, "Aku sengaja beli di supermarket dekat rumah,biar gak terlalu cair tapi saat aku ingin pulang, "Aku bertemu dengan gadis kecil penjual bunga, aku membelinya tapi tiba-tiba gadis kecil itu pingsan dan aku mengantarnya ke RS "jelas Kevin,"Astaga, lalu bagaimana keadaannya, "tanya Mila khawatir, "Entahlah, "Aku hanya mengantar lalu pulang" jawab Kevin, "Apa-apaan kau ini kenapa kau meninggalkannya begitu saja" ucap Rania, "Lalu aku harus apa, "Aku tidak mengenalnya," jawab Kevin,"Astaga kak setidaknya pastikan keadaannya seperti apa baru kakak pergi "jawab Rania,"Maaf tapi aku kepikiran kalian" jawab Kevin, "Semua sudah terjadi, "Semoga dia baik-baik saja" jawab Mila,"Rania bantu mama menyiapkan makanan malam" ucap Maya,"Siap ma" jawab Rania bergegas ke dapur
"Sayang, kamu mandi dulu sana," ucap Mila, "Gak mau temenin" ucap Kevin manja,"Hai, kalian ini udah babymoon masih belum puas aja" ucap Maya,"Di sana cuma jalan-jalan ma, sayang-sayanganganya belum" jawab Kevin, "Sayang, nanti aja di rumah sekarang cepat mandi" bisik Kevin,"Oke siap sayang" jawab Kevin mencium kening istrinya.
30 menit kemudian Dimas sampai di rumah, "Kebetulan kamu datang,"Ayo kita makan" ucap Maya, "Sayang,maaf ya pekerjaanku baru selesai,"ucap Dimas mencium kening istrinya,"Oke gak papa,Ayo makan" jawab Rania tersenyum, "Sayang mama ingin bicara sesuatu pada kalian,"ucap Maya, "Bagaimana jika rumah ini mama jadikan pusat toko kue kita" ucap Maya,'Kami setuju, jujur kami juga ingin mama tetap di Jakarta" jawab Kevin,"Oke kalau begitu, setelah pulang dari Bali mama akan meresmikan toko ini, "Terima kasih sayang "ucap Maya , "Sama-sama,tapi "Aku rasa ini semua belum sebanding dengan pengorbanan mama selama ini "ucap Rania memeluk mamanya,"Bagi mama kebahagiaan kalian adalah segalanya,"Mama sangat bersyukur kalian sudah menemukan pasangan hidup yang baik dan bertanggung jawab seperti Mila dan Dimas,"Mama berdoa semoga kalian selalu bahagia, untuk "Rania dan Dimas Mama tunggu cucu dari kalian "ucap Maya,"Ya ma, doakan saja secepatnya" jawab Rania tersenyum
Skip
Beberapa bulan kemudian
"Sayang, aku ke kantor dulu kalau ada apa-apa segera hubungi aku" ucap Kevin,"Ya" jawab Mila, "Aku antar kamu ke depan ucap Mila hendak berdiri , "Sayang perutku sakit sekali" rintih Mila tiba-tiba,"Oke kita ke RS ya" ucap Kevin menggendong istrinya, "Sayang kamu jadi temanin aku melahirkan" tanya Mila, "Ya sayang,"Aku sudah membicarakan semuanya" dengan Nuri, jawab Kevin, "Makasih sayang "jawab Mila tersenyum,10 menit kemudian mereka tiba di RS,"Ma "Mila mau melahirkan," ucap Kevin pada Maya,"Oke,mama kesana" ucap Maya,"Pak Angga antar saya ke rumah sakit, "Mila melahirkan" ucap Maya,"Baik bu" jawab Angga.
"Vin, pembukaannya sudah sempurna,"Lho siap "tanya Nuri, "Siap "jawab Kevin tersenyum lalu masuk ke ruang bersalin, "Sayang "Kamu pasti bisa, "Aku disini" ucap Kevin menggenggam tangan istrinya, "Sayang, kita akan bertemu sebentar lagi, "Jangan buat bunda sakit" ucap Kevin mengusap perut istrinya,5 menit kemudian seorang bayi lahir dengan sehat, "Proses kelahirannya "Cepat sekali, sepertinya dia sudah tidak sabar ingin bertemu kalian,"Suster tolong bersihkan" ucap Nuri,"Baik dok" jawab suster.
Beberapa saat kemudian, "Selamat ya pak bu, Bayinya perempuan cantik seperti ibunya" ucap suster sambil meletakkan bayi itu di samping Mila, "Hai sayang,nama kamu "Dea Tunggadewi" ucap Kevin sambil mencium pipi putrinya, "Sayang nama belakangnya "tanya Mila, Oke, nama lengkap "Dea Tunggadewi Puspitasari "ucap Kevin, "Sayang,kok nama belakangnya pakai namaku" tanya Mila heran,"Gak papa sayang aku ingin "Dea menjadi anak yang kuat seperti bundanya,"I love you" sayang jawab Kevin lalu mencium bibir istrinya,"Ehm..Ehm tahan dulu dong baru juga lahir kok mau bikin lagi "ucap Maya,"Eh maaf ma" ucap Kevin salah tingkah
"Sayang, "Maaf aku tinggal metting, ini darurat,"ucap Kevin, "Oke, selesai metting jemput kami" jawab Mila,"Beres, ucap Kevin mencium kening istri dan anaknya.
