Indonesia, jakarta
07 : 08
Untuk hari ini, Grash menyibukan dirinya untuk berbelanja ke supermarket membeli keperluan memasak untuk menyambut kedatangan Rexy. Membawa kandungan yang super berat yang bisa dibilang double beratnya, grash berbelanja sendiri tanpa ditemani mamanya, karena kemauannya melakukan semuanya sendiri untuk suaminya.
Setelah selesai berbelanja grash bergulat dengan alat -alat dapur. ia mulai memotong bahan -bahan yang akan dimasaknya, memasak makanan fovorite suaminya. Sop buntut pedas dan ayam goreng.
"Pokoknya aku harus masak seenak - enaknya buat rexy, pasti dia suka, aku kan udah lama gak pernah masakin dia."
Hana melihat semangat memantunya menyungingkan senyumnya, perubahan sudah mulai terjadi saat grash akan menjadi seorang ibu, banyak harapanya salah satu nya melihat anak anaknya bahagia.
Setelah selesai grash menyusun rapih semuanya diatas meja makan, sembari menunggu grash duduk didepan tv menonton film film drama azab di indosiar. Jam pun sudah menunjukan pukul 12 siang, namun belum ada tanda - tanda kedatangan rexy. Grash menghela nafas kasar dan menidurkan tubuhnya di sofa.
Tin.. tinn
Belum berapa lama suara klakson mobil terdengar, Grash sangat kenal suara klakson itu, sudah pasti klakson dari mobil suaminya. Dirinya beranjak bangun dan berlari membukakan pintu. Tangannya dengan cekatan memeluk suami nya dengan manja, dan mengangkat koper hitam yang cukup berat.
" ettt jangan di angkat sayang biar gue aja okay." ucap rexy sambil mengelus lembut rambut grash yang sedang mengandeng manja lengannya. Wanita itu tersenyum. Hatinya semakin lega saat melihat perlakuan suaminya tidak berubah padanya, firasat dan bayang - bayang yang menghantuinya bahwa suami nya selingkuh itu tandanya tidak benar.
Ia fikir bahwa feeling akan selalu berjalan sama dengan kenyataanya, namun kali ini semua menjadi tolak balik di hatinya.
" Gue udah masak makanan kesukaan lo, makan dulu yuk.?" Ucap grash sambil melepaskan sepatu suaminya.
" yaudah gua mandi dulu. Oh ya gue belum cium baby. Cium dulu sini cium anak papah." Laki laki itu mengerucutkan bibir merahnya.
Rexy memegang kepala grash dan berdalih ke perut grash yang makin hari makin besar, ia mencium perut g
Grash Lalu pergi kekamar mandi.
Di ruang makan grash sudah memanaskan sop buntutnya dan menyiapkan makanannya. Tiba tiba tangan besar memeluk perutnya dengan halus. Ia sudah paham kalau itu adalah tangan kekar suaminya, grash tersenyum dan menghadapkan dirinya kedada rexy.
" sayang minggir gue mau narok makanan ini." rexy terkekeh dan mencium kening grash dan melirik makanan yang dibawa grash.
"wah lo masak makanan kesukaan gue?." Grash menganguk dan melanjutkan perkerjaannya lalu rexy membantunya menyiapkan makan.
" Gimana perkerjaanya? Sukses?." Tanya grash sambil melahap makanannya.
" sukses kok." Jawab nya sambil melahap makanannya dengan lahab.
" pelan - pelan makan nya dasar kodok kelaperan. " grash tertawa melihat mulut rexy yang sudah cemong - cemong karena sangking lahap nya makan.
" Gue udah lama kebok gak makan masakan bumil queehhh." ucap rexy dengan nada manja, lalu meneruskan aktivitasnya.
*
**
***
KAMU SEDANG MEMBACA
ALMOST daily (TAMAT)
FanfictionKamu mungkin menangis saat mendengar semua tentangku, aku jadi suka hujan saat kamu pergi. Tak apa kita bisa menikmati hujan saat allah kembalikan aku denganmu. ~ rexy aryando pernikahan politik demi menyelamatkan perusahaan ayahnya. itulah yang dil...
