#37

210 11 0
                                        

"Batagor emang enak buat dimakan, tapi lo enak buat di peluk"
-Clarisa Amanda

Beberapa bulan kemudian

"Gimana? Kalian udah siapin buat UN belum?" tanya risa pada Trio G yang sedang sibuk mengunyah makanannya.

Mereka berada di kantin, karena hari ini bebas. untuk beberapa hari kedepan Kelas XII akan menghadapi ujian.

Tak terasa Risa dan trio G Sudah menjadi senior paling tinggi.
Dan sebentar lagi mereka akan keluar dari sekolah ini dan melanjutkan kuliah untuk meneruskan masa depan.

"Santuy ris, kalem weh hirupmah ulah tegang teing siga si jony handap"
Ucap gilang.

"Siapa jony?" risa menyeringit bingung.

"Lo mau liat? Ayo!" ucap gama bersemangat. Gilang dan galuh terkekeh.

"kan Langsung tegang jony nya si gama" ucap galuh yang masih terkekeh geli.

"Ho-oh, Ada yang tegap tapi bukan keadilan" ujar gilang.

"Apaan sih! Ngomongin apa coba? Gak jelas banget." Komentar risa yang mulai sebal karena ia tidak mengerti yang ketiga nya bicarakan.

"Tuh kan, emosian. Cabe batagor nya kebanyakan kayaknya" ucap gilang.

"Bacot!" trio G terkekeh.

"kalian Mau lanjut kemana setelah lulus?" tanya Galuh.

"Kawin"

"Nikah sama risa"

"Kuliah"

Jawab ketiganya serempak. Hanya risa saja yang menjawab kuliah.

Risa langsung memukul keras bahu gama "Ogah gue nikah sama lo? Gue Mau dikasih makan apaan?!"

"Batagor" jawab gama santay.

"Lo ngomong kawin, punya pacar aja belum" ledek galuh pada gilang.

"Ada kok, tuh!" tunjuk gilang pada gadis yang sedang memakan pentol dengan temannya di ujung sana.

"WOY LO YANG PAKE BANDU MERAH, ADA SALAM DARI TEMEN GUE NIH, DIA SUKA SAMA LO, KATANYA LO MAU GAK KAWIN SAMA DIA?!" teriak galuh seraya menepuk nepuk bahu gilang. Gilang menelan ludah nya kasar.

"Lo bego ya njing" bisik gilang. Gama dan risa hanya menahan tawa.

Terlihat, gadis itu terlihat cantik. Rambutnya panjang lurus, kulitnya putih pucat. Sepertinya gadis itu adik kelas mereka.

Gadis itu hanya tersenyum malu. Senyum nya manis! Trio G menganga melihatnya.

"heh! Gak inget gue lo!" sinis risa pada gama. Cowok itu segera menutup mulutnya seraya menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

"NAMANYA ALIN KAK!" teriak temannya.

"LOVE YOU ALIN!"

"HAY ALIN"

"BENING AMAT ALIN KAYA PIRING HAJAT"

"ALIN LAGI NGAPAIN?"

"BEGO! YA LAGI MAKAN LAH!"

"ALIN CANTIK BANGET GEMES DEH ABANG"

Itu teriakan buaya-buaya darat yang berada di kantin.

gilang menghela nafas.

"Kan, kumpulan buaya mah langsung bae"

"Yeee mangkannya gebet, Gue kasian
Takut lo jomblo tua."

"Gak sadar diri mulu lo sempak"

"dih, gue mah udah punya" ucap galuh. Risa, gama, langsung menatap introgasi pada sahabatnya itu.

"Siapa?!" Ucap ketiganya serempak.

"Tuh!" tunjuk galuh dengan gadunya.

ia menunjuk pada kumpulan alin, di sana ada gadis Cantik dan mungil. Rambut gadis itu di kuncir kuda. Alisnya tebal, bulu matanya lentik.
Sangat manis!

"yang di kuncir satu?" tanya risa.

Galuh mengangguk "Namanya adel"
Pas sekali, adel menoleh seraya tersenyum lalu melambai kecil ke arah galuh. Galuh membalasnya dengan kedipan.

"pakboi lo"

"sirik aja lo lang"

"Kalian pedofil?" tanya risa.

"enak aja lo, emangnya kita om-om apa?!"

"Kita itu suka sama yang gemes-gemes gituu risaa!"

"Tar dulu deh, lo pacaran sama adel?" Tanya gama pada galuh.

Galuh hanya mengangguk "hampir satu bulan.

"Anjir lo diem-diem bae"

"iya nganggap apa lo sama kita"

"kalian semua itu gue anggap monyet"

"SIALAN LO!" teriak mereka serempak.

❄❄❄

JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN!

TERIMAKASIH.

Btw ada yang punya temen
Kampret kaya si galuh
Gak nih? Xixi

GAMARISA [END]✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang