'Hahh.. Melihat projek kedepannya.. Kita memiliki banyak peluang' Iori termenung dengan pemikirannya
'Zero.. Dimana dia sekarang' pikirnya dalam
'Kami hanya mengincar tempatnya.. Dengan akhir bahagia milik kami sendiri..'
'Dilain sisi bagaimana cara melepaskan diri darinya.. Orang itu benar benar mengganggu' pikirnya lagi mengerutkan alisnya kesal
"Iorinn.. iorinn.." panggil Tamaki yang sedari tadi memanggilnya
Mengerjabkan matanya berkali kali terkejut dengan kehadiran Tamaki, "Yotsuba-san" ujar Iori terkejut
"Apa yang kau kerjakan" tanya Tamaki melongok melihat komputer jinjing milik Iori yang tergeletak manis di meja
"Zero.. Kau mencari tau tentangnya?" tanya Tamaki penasaran
"Untuk memikirkan strategi kedepannya untuk Idolish7" jelas Iori tenang
"Wohh Ichi kau bekerja sangat keras" ujar Yamato tiba tiba merangkulnya erat
'Syukurlah... Dia hanya orang yang terlalu serius dengan tujuannya' ujar Yamato lega dalam hatinya
"Jadi bagaimana rencanamu kedepannya Produser" goda Yamato melihat dengan seksama rencana yang dibuat Iori sedari tadi
"Menarik.. Tapi bukankah Fly Away jarang muncul disini" tanya Yamato penasaran
"Kondisinya belum stabil, akan lebih baik baginya untuk beristirahat cukup. Dan aku tidak bisa membiarkannya sendiri" jelas Iori panjang lebar
"Oh kalau dipikir pikir kemana Rikkun?" tanya Tamaki
"Akhirnya aku melihatmu sendiri tidak menempeli Rikkun lagi" gerutu Tamaki
"Aku tidak menempelinya, kami satu unit jadi wajar saja bukan" elak Iori cepat
"Nanase-san sedang tidur, dia sedikit tidak enak badan semalam" jelasnya lagi menjawab pertanyaan Tamaki
"Ehh Rikkun sakit?! Pantas dia tidak mengunjungiku dari kemarin.. Apa dia baik baik saja sekarang" ujar Tamaki panik
"Dia hanya perlu istirahat Yotsuba-san" jawab Iori datar
"Ngomong-ngomong Tamaki-kun" panggil Sougo pelan begitu tiba disana
"Apa kau melepas perbanmu" tanyanya penuh intimidasi
"Geh.. S-sou-chan" ujar Tamaki tergagap
"Oh Tamakii kau tidak boleh seperti itu" imbuh Nagi menimpali
"Nagicchi kau seharusnya membantuku" seru Tamaki kesal
"Tamaki-kun" panggil Sougo lagi
Suhu diruangan menurun drastis, bulu kuduk mulai berdiri tegak
"Tunggu Sou-chan aku bisa jelaskan" sela Tamaki melengkah mundur melihat Sougo berjalan mendekatinya
"Aku baru saja mandi.. Dan tidak bisa menggunakannya lagi, sudah kucoba tapi selalu gagal makanya kubiarkan saja" jelas Tamaki mencoba meredakan emosi Sougo
Sougo tersadar dari evil mode nya dan mengangkat wajahnya yang kembali normal." Ah kau harusnya mengatakan padaku kalau butuh bantuan" ujarnya menghela nafasnya
Sougo segera kembali ke kamar dan mengambil kotak P3K untuk mengobatinya
"Tama.. Apa kau baik baik saja untuk tampil di panggung" tanya Yamato khawatir
"Yama-san apa kau tidak mempercayaiku"tanya Tamaki balik
"Ah ie bukan maksudku begitu" ujar Yamato merasa bersalah
KAMU SEDANG MEMBACA
ID7 Fanfic-Zero [End]
Fanfiction[Follow yukk bagi yang berkenan, aku ngarepin vote komennya jugak ehehe..tapi gak maksa kok, yang penting kalean enjoy bacanya] Jadi ini bisa dibilang lanjutan dari cerita The Way of Song, masih dalam universe yang sama wkwkwk. Idolish7 yang meraya...
![ID7 Fanfic-Zero [End]](https://img.wattpad.com/cover/227966528-64-k51058.jpg)