Chapter 38

1.4K 148 66
                                        

“Tenn ada apa” tanya Ryuu melihat Tenn yang nampak tertegun melihat ponselnya, “Aku tahu dimana mereka” ujar Tenn serius, “Gaku arahkan ke alamat ini”imbuhnya cepat pada Gaku yang menyetir mobil saat ini

“Darimana kau tahu Tenn” tanya Ryuu masih penasaran,

“Kujo-san sedang bersama Izumi Iori saat ini” jelasnya singkat,

“Hehh.. apa—“ ujar Gaku terkejut

“Kita tidak punya banyak waktu untuk membiarkan otak kecilmu berpikir Gaku, itu akan terlalu lama” ketus Tenn

“Hoey aku sedang serius ini, maksudku bagaimana bisa Kujo itu ikut terlibat” seru Gaku menahan kesalnya

“Mereka berdua sangat mirip besar kemungkinan mereka membuat kesepakatan secara diam-diam, mangingat ini berhubungan dengan Riku dan Zero. Mereka berdua memiliki arti tersendiri bagi Kujo-san dan Izumi Iori” ujar Tenn menghela nafasnya

“Kau tau banyak tentang mereka ya”ujar Ryuu terkejut,”Aku hanya perlu tahu banyak orang-orang disekitarku” elak Tenn

“Disekitar Nanase maksudnya bukan..” dengus Gaku membuat Tenn memicingkan matanya kesal, “Kenapa kau menggunakan otakmu untuk saat-saat tidak penting”balas Tenn sengit

“hentikan itu sebelum pertengkaran kalian semakin sengit”tegur Ryuu tegas diantara keduanya

“Akan kuberi tahu yang lainnya untuk menyusul kesana” putus Ryuu segera memberikan informasi ini pada lainnya

….

“Sou apa kau bisa menghubungi salah satu dari mereka” tanya Yamato tanpa mengurangi fokusnya saat menyetir

“Masih belum.. tunggu kali ini diangkat” ujar Sougo membuat semuanya terdiam menunggu jawaban dari seseorang di seberang telepon.

“Iori-kun..” seru Sougo begitu panggilannya diangkat

“Sougo-san.. ini aku Riku”ujar Riku saat di taxi dalam perjalanannya menuju tempat yang dijanjikan

“Riku-kun..” ujar Sougo sumringah membuat semuanya tersenyum lebar merasa ada harapan

“Riku-kun dengar kami sedang dalam perjalanan bisakah aku beritahu posisimu saat ini” ujar Sougo setenang mungkin

“Sougo-san.. gomen..” ujar Riku lirih, membuat Sougo mengernyitkan dahinya heran

“Apa maksudmu Riku-kun.. jelaskan” ujar Sougo dingin begitu juga yang lainnya karena sedari tadi mendengar semua pembicaraan mereka

“Iori.. dia tertangkap” jelas Riku hingga terdengar nafas berat darinya, mereka yang mendengarnya ikut tercekat mengetahui hal ini, “Iori menemuinya untukku, tapi sepertinya itu tidak berjalan baik” ujar Riku dengan nada bergetar

“Waktuku tidak banyak jika aku terlambat.. entah apa yang akan Zero lakukan. Aku tidak mau kehilangan dia” ujar Riku menumpahkan kekhawatirannya

“Riku itu pasti jebakan untukmu” ujar Yamato tegas, “Kemana kau akan pergi” tanya Nagi pada Riku

“Blok 41 rumah nomor 17, Tokyo bagian selatan” ujar Riku menjelaskan arah yang ditujunya

“Itu sama dengan pesan dari Ryuu aniki” ujar Tamaki menunjukkan ponselnya,

“Riku-kun jangan bertindak ceroboh kami akan datang secepat mungkin” ujar Sougo memperingatkan

“Riku berhati-hatilah” ujar Mitsuki lirih. “Aku akan menyelamatkan Iori.. jangan khawatir Mitsuki” ujar Riku berusaha menenangkannya

ID7 Fanfic-Zero [End]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang