Keterpaksaan

143 17 0
                                        

"Terkadang kita harus menerima dan menjalankan semua keadaan, karena setiap kejadian pasti terselip sebuah hikmah yang tak terduga."

•HukumCoulomb•

Natasya Almira ( Rebecca Klopper )

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Natasya Almira ( Rebecca Klopper )





"Heh! Neneng bin Neneng! Jadi pengen bunuh orang, kan!" omel Tomi.

Siapa lagi orangnya yang membuat Icha tambah tidak mood kalau bukan Tomi Aldi Ramadhan. Sungguh Tomi datang disaat yang tidak tepat.

"Lo yang gue bunuh!"

"Neng, mau cerita!" ucap Tomi menekankan huruf 't', seperti ala-ala yang lagi viral di tiktok.

"Terus?"

"Cintaku bukan di atas kertas, cintaku getaran yang sama." ucap Tomi datar.

"Kemarin ada yang bilang gitu, besoknya lidahnya hilang."

"Neng? Serius? Neng! Oy, lo jangan diam aja, serius gak nih?"

Terdengar suara tertawa Icha, walau hanya pelan. Icha tidak menyangka jika Tomi sebodoh itu. Ternyata perkiraan Icha salah, Tomi tidak seburuk itu untuk mood-nya. Tomi dapat menghibur dengan caranya sendiri.

Orang seperti Tomi, dapat dirasakan lucunya jika kita mengalami kesedihan. Seperti obat sedih.

"Lo tau gak dulu janji siswa di SMA gue tuh ada yang isinya patuh dan taat terhadap nasihat guru dan orang tua. Jadi, lo harus patuh dan taat sama gue." sambung Tomi bercerita walau yang tadi saja belum Icha jawab.

"Lo orang tua kak? Tua dong. Tapi sayang, masih jomblo!" tawa Icha.

"Yaudah kalau gitu gue mau tidur dulu biar gak jomblo."

"Hubungannya apa Patrick?"

"Dimimpi gue banyak cewek cantik. Assalamualaikum!"

"Wa'alaikumsalam."

Setelah Tomi menutup sambungan telponnya, Icha sedikit tersenyum. Dia seperti memiliki kakak. Tapi, kenapa tambah ke sini Icha bisa merasakan seperti itu?

🌙🌙🌙

Tok tok tok!

Terdengar ketukan keras pintu kamar Icha, itu membuatnya terbangun. Lalu Icha bangkit dan membuka pintunya.

"Mandi kamu sekarang! Anak gadis bangun jam segini, mau jadi apa kamu!"

Ah, baru saja bangun tidur, Icha sudah merasakan getaran gunung meletus. Siapa lagi jika bukan Ayahnya.

Ini juga salahnya, kenapa kebiasaannya tidak bisa dihilangkan. Walau Icha bangun shubuh dan shalat, tapi setelah itu dia tidur lagi. Apalagi kalau tidak sekolah, rasanya surga dunia jika bangun sampai siang.

Hukum Coulomb [ SELESAI ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang