Ikhlas dan Kekhawatiran

186 14 0
                                        

I love you, I won't let you feel alone.

•HukumCoulomb•

Natasya Almira ( Rebecca Klopper)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Natasya Almira ( Rebecca Klopper)






Ragil memutar badannya, membuat pelukan Icha terlepas. Dia memandang gadis ini lekat, mata gadis ini sudah menggumpal genangan air yang siap terjun kapan saja.

"Kenapa?" datar Ragil.

"Lo tenangin diri dulu. Lo gak bisa nyetir dengan kondisi kayak gini."

Ragil mengangguk, dan dia duduk untuk menenangkan diri.

Benar kata Icha, jika dalam kondisi seperti ini Ragil memaksakan untuk menyetir, dia mungkin akan membahayakan nyawanya sendiri.

🌙🌙🌙

Sudah lama, dan akhirnya Ragil bisa menetralkan emosinya. Dia tampak lebih tenang dari sebelumnya. Dan mereka melanjutkan perjalanan ke pemakaman. Tapi sebelum itu, mereka membeli kerudung dan juga kopiah. Juga membeli air beserta bunga untuk kuburan Mama Ragil.

Icha sudah memberi kabar kepada Tiara, dan menyuruh Tiara untuk mengabarkan pada yang lainnya. Tiara sudah menuruti semua omongan Icha, karena bisa dilihat dari Tomi dan Raka yang sibuk bulak-balik menelpon Icha serta Ragil, tapi mereka tidak menjawabnya.

Mereka tiba di pintu pemakaman. Ragil merasa kakinya lemas, kepalanya seperti ada kuda putar di dalamnya.

Icha dapat merasakan apa yang dirasakan pria di sampingnya. Juga tidak bisa dielakkan bahwa Icha pun ikut merasakan sedih yang dalam.

Icha menggenggam tangan Ragil, memberi isyarat bahwa pria itu tidak sendirian. Mencoba menyalurkan tenaga yang dia punya, mencoba memberi kekuatan dan juga do'a.

Sampai akhirnya mereka tiba di depan makam Mama Ragil. Ragil berjongkok, memegang nisan Mamanya. Dalam hati dia terus meminta maaf, dan menyesali semuanya.

Icha ikut berjongkok, dia mengelus pundak Ragil.

"Mama lo bakal maafin kok."

"Dari mana lo tau?"

"Gak ada orang tua yang bisa benci sama anaknya sendiri. Yang penting mulai sekarang lo terus kirimin Mama lo do'a, supaya dia tenang di sana." entah kenapa Icha berubah menjadi bijak.

Ragil tersenyum getir. Tangannya perlahan menyiramkan air juga menabur bunga dimakam Mamanya. Icha pun begitu. Sebelum pergi, mereka membacakan do'a terlebih dahulu.

Hukum Coulomb [ SELESAI ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang