Natasya Almira, si gadis halu yang memiliki banyak mantan. Playgirl, tepatnya. Dia memilih masuk ke kampus sang artis idamannya. Ragil Akbar Pratama, si pria playboy.
Bagaimana kisah mereka? Kisah gadis yang selalu mengejar seorang pria, dan kisah...
Kapanpun, di manapun, dan dengan siapapun kamu nanti, kamu harus tahu jika detik itu juga aku masih mencintaimu.
•HukumCoulomb•
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Natasya Almira ( Rebecca Klopper )
Icha masih tak menjawab, dia memilih untuk mendengarkannya saja. Entah ucapan mengerikan apa lagi yang selanjutnya akan pria ini katakan.
"Lo masih aja cabe, murah!"
Deg.
Ah, perkataannya sungguh keterlaluan. Tapi Icha masih memilih tidak menjawabnya. Icha membuka pintu mobilnya begitu saja walau mobil masih berjalan, lalu dia meloncat.
"Aww..." ringis Icha kesakitan.
Lalu Icha langsung bangkit dan berlari ke arah pangkalan ojek yang tak jauh dari posisinya. Dia pergi meninggalkan Aska yang baru saja ingin mengejar.
🌙🌙🌙
Icha turun di taman tempat biasa dia datangi bersama Tiara, taman yang sejuk dan indah dengan bunga-bunganya. Dia duduk di bangku taman, memetik satu helai daun yang ada di dekatnya.
"Aska gak salah, gue memang cabe." batin Icha.
"Gue murah!" lanjutnya lagi.
Lalu Icha membuka ponselnya dan melihat potonya bersama Ragil.
"Jalan Tuhan memang yang terbaik. Kalau memang ini sudah jalannya, gue akan nerima semuanya, walau semua butuh waktu. Maafin gue kak." Icha tak habis-habisnya mengeluh.
🌙🌙🌙
Keesokannya.
Hari ini mungkin menjadi hari yang sangat dibenci oleh Icha. Mengapa takdirnya begini? Kenapa takdir seolah mempermainkannya? Dia tidak mau menikah dengan orang yang tidak dia cintai, juga dia tidak mau kehilangan Ragil.
"Maafkan aku kak. Aku bukan mau mengkhianatimu, tapi ini bukan kemauanku. Ku harap kamu mengerti. Kapanpun, di manapun, dan dengan siapapun kamu nanti, kamu harus tahu jika detik itu juga aku masih mencintaimu." batin Icha.
Icha memandang wajahnya dicermin. Tadi dia sudah didandani oleh orang salon yang disewa Ayahnya, juga sudah memakai dress putih.
Icha bahkan tidak memberitahu Tiara. Mungkin ketika acara sudah selesai Tiara akan mengetahuinya, dari Mamanya. Biarlah dia menanggung semuanya sendiri saat ini.
"Ca? Ayo." panggil Citra.
"Iya Ma." tampak senyuman yang memaksa diwajah cantik Icha.