Natasya Almira, si gadis halu yang memiliki banyak mantan. Playgirl, tepatnya. Dia memilih masuk ke kampus sang artis idamannya. Ragil Akbar Pratama, si pria playboy.
Bagaimana kisah mereka? Kisah gadis yang selalu mengejar seorang pria, dan kisah...
Dunia semakin kejam. Dunia semakin mencekam. Seakan semua menghantam ke badan. Tapi. Tapi, aku tidak boleh gagal. Sudah sejauh ini langkah yang ku lalui. Aku tidak boleh bodoh. Aku tidak boleh mengkhianati usahaku sendiri.
•HukumCoulomb•
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Natasya Almira ( Rebecca Klopper )
"Lo berdua ngomong apasih?" kepo Tomi yang tiba-tiba saja muncul dan berada di tengah-tengah Ragil dan Dea. Ini membuat mereka melupakan pembicaraan sebelumnya.
"Mmm.. dia cantik ya." tunjuk Dea ke Icha yang masih menyalami dosen-dosen di atas panggung.
"Yaiyalah mantannya Ra..., Aww!" ucapan Tomi terpotong karena Ragil langsung menginjak kakinya.
"Mantannya Ra? Ra siapa kak?" tanya Dea penasaran karena Tomi menggantungkan ucapannya.
Tomi membuka tutup mulutnya. Dia merasa ragu. Tatapan mematikan kini sedang meluncur kepadanya. Bisa-bisa dipecat jadi sahabat dan bisa dibilang ember. Tapi kenyataannya memang Tomi ember, sih.
"Mantannya Ra... Rangga, Rafi, Raja, Ra... au ah... dia kan cantik, pasti banyak tuh mantannya," elak Tomi dan dia langsung pergi begitu saja meninggalkan kalimat-kalimat bodohnya.
"Aneh banget." sungut Dea.
🌙🌙🌙
Akhirnya acara sudah selesai, dan Icha pun langsung turun dari panggung. Baru saja dia turun, Tiara sudah langsung memeluknya.
"Kangen!" ungkap Tiara sambil memeluk Icha.
"Sama!"
Mereka meluapkan rasa rindunya, sudah lama tak saling curhat dan bercanda tawa. Keduanya merasa sepi, apalagi Icha tidak bisa dihubungi selama di Jerman.
Mereka merenggangkan pelukannya karena kedatangan Tomi, Raka dan juga Syifa.
"Loh kok lo balik? Kenapa gak netap aja di sana?" cetus Tomi begitu saja. Pria ini memang, ucapannya begitu tajam. Mengalahkan ucapan emak-emak yang sedang bergosip.
"Masa bodo!" lontar Icha, dengan sengaja dia menginjak kaki Tomi dan lari begitu saja karena matanya menangkap sesuatu.
"Makin ganas tuh anak." omel Tomi.
🌙🌙🌙
Icha berhasil mencegat dua orang yang membuat hatinya tak tenang sedaritadi. Dia butuh penjelasan secara langsung, walau itu pahit tapi harus ia lakukan. Begitulah hidup. Masalah tidak harus dihindari, tapi harus dihadapi. Walaupun pahit, tapi kan lebih bagus kalau kita mengetahuinya langsung. Icha juga bukan tipe perempuan yang suka menyindir saja, dia lebih baik melabrak langsung. Kalau yang sudah mengenal Icha sejak lama, pasti tahu itu.