45. Empat puluh Lima

12.1K 555 22
                                        

JANGAN LUPA VOTE GENGS!!!

"Emm, jika boleh saya tahu, ada apa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Emm, jika boleh saya tahu, ada apa

pak Gamal mengajak saya bertemu disini??" Tanya Arisha.

Gamal mengerjabkan mata, cukup terkejut mendengar penuturan Arisha. Wanita itu tidak berubah sama sekali. Selalu to the point.

Sebenarnya Arisha pun sangat malas untuk bertemu dengan Gamal saat ini. Karna pria ini, dirinya dengan Gilang harus bertengkar kemarin malam.

Gamal tersenyum. "Bagaimana kabar keluarga dan Anda sendiri Bu Arisha??"

Arisha menganggukan kepalanya. "Baik. Keluarga saya semuanya baik dan saya, seperti yang anda lihat sekarang pak Gamal. Saya juga baik."

"Syukur lah kalau keluarga Bu Arisha baik. Emm sebenarnya ada yang saya ingin bicarakan dengan Anda." Ucap Gamal. Suasana mulai serius gais.

"Silahkan pak Gamal. Apa ini menyangkut tentang pekerjaan??"

Gamal menatap Arisha lekat. "Bukan Bu Arisha. Ini menyangkut Surya. Ya, jujur saja saya sudah bertemu dengan Surya kemarin lalu bersama dengan Gilang. Saya amat sangat bahagia melihat anak biologis saya tumbuh sehat dan pintar."

Arisha tidak menduga jika pertemuannya dengan Gamal akan membicarakan tentang Surya putranya. Apa mau pria itu.

"Mungkin, Mungkin saya lancang atau tidak tahu diri. Tapi saya mengatakan hal ini dengan serius, bahwa saya mau menjadi Ayah asli Surya dengan cara menikah bersama Bu Arisha." Ujar Gamal pelan tapi pasti.

What menikah?? Apa pria itu gila?? Arisha menatap Gamal tidak percaya.

Kenapa semuanya jadi seperti ini??

"Tolong bu Arisha jangan berfikiran perspektif dulu, saya ingin menikah dengan Bu Arisha karna saya mencintai Bu Arisha dan Surya. Saya hanya ingin memberikan hal yang selayak nya seorang ayah pada umumnya."

Cinta?? What the...

Gamal meraih tangan Arisha, "Apa bu Arisha mau menikah dengan saya?? Jika bu Arisha tidak mencintai saya, lakukan hal ini untuk anak kita. Untuk Surya."

Arisha menghempaskan tangan Gamal sedikit kasar. Sepertinya pria ini memang tidak waras.

"Melakukan hal ini demi Surya?? Melakukan hal apa?? Melakukan hal dengan menjadikan saya Madu dalam rumah tangga anda begitu?? Ingat jelas saya, 4 tahun lalu pak Gamal menikah dengan Kan...Ken... Ah siapa lah itu. Dan hari ini anda mengajak saya menikah demi Surya. Apa anda Waras??"

Seorang Arisha Kei Maheswara harus menjadi Madu dalam rumah tangga pria gila ini?? Cih sama saja Arisha menjual harga dirinya.

Gamal menggeleng tegas. Ucapan Ariaha tidak benar adanya. Semuanya sudah berubah. Ya sudah berubah. "Saya sudah cerai dengan Kanza."

Cerai?? Artinya Gamal sekarang...Duda??

Flashback On

Dokter baru saja keluar dari ruangan. Gamal begitu khawatir saat mengetahui jika Misha- putrinya bersama Kanza, sakit panas tinggi.

"Dok, anak saya??" Tanya Gamal gugup.

Dokter melepas masker dan menatap iba Gamal. "Begini pak. Anak bapak mengalami kasus kekurangan darah. Hal seperti ini jarang terjadi pada anak anak tetapi anak bapak memiliki riwayat kurang darah atau biasa disebut Anemia. Jadi kami membutuhkan stok darah untuk anak bapak. Kebetulan stok darah dirumah sakit ini sudah habis." (Aduh kok mirip kaya di sinetron sii kata katanya)

Jelas dokter anak tersebut kepada Gamal.

"Kalau begitu ambil saja darah saya untuk anak saya Dok."

Dokter itu mengangguk. "Kalau boleh tahu, Golongan darah bapak apa?? Jika sama, kita langsung saja kependonoran."

"Golongan darah saya B, Dok" Ucap Gamal cepat.

Dokter tersebut mengerutkan dahi. "Ee...Maaf pak, Golongan anak bapak A minus (A-). Apa bapak yakin jika golongan darah bapak B??"

Gamal sangat yakin jika Gol.Darahnya B. Kenapa Darahnya dan Darah Misha berbeda???

"Saya...Saya yakin dok. Atau mungkin Dokter yang salah cek darah anak saya. Mana mungkin Darah saya berbeda dengan anak saya"

Dokter itu berfikir sebentar. "Begini saja pak. Apa istri bapak ikut kesini. Mungkin darah istri bapak dengan anak bapak sama."

Gamal mengangguk lalu menghubungi Kanza yang tengah tengah bekerja.

Cukup terkejut saat tahu anak mereka masuk rumah sakit. Dan kanza pun langsung meluncur ke rumah sakit.

Tak lama Kanza datang, Dokter pun langsung memeriksa Tekanan darah dan Golongan Darah Kanza. Tetapi Darah Kanza pun berbeda.

"Apa kata dokter??" Tanya Gamal saat Kanza baru keluar dari ruangan.

Kanza menggeleng lemah. "Beda Mas."

Gamal menatap tajam Kanza. "Misha anak siapa??"

Kanza langsung mendongak kala mendengar pertanyaan bernada dingin itu. "Makhsud kamu apa si Mas?? Ya jelas Misha anak kamu lah. Kok kamu nanya gitu sih??"

"Kalau Misha anak aku. Kenapa darah kita beda?? Aku tanya sekali lagi, Misha anak siapa?? Siapa ayah dia sebenarnya??"

Kanza menatap nanar Gamal. "Mas kamu kenapa sih. Misha anak kamu"

"Siapa ayahnya Misha sebenarnya!" Gamal mengulang pertanyaan dengan menaikan oktaf suaranya.

"Sstt Mas...Hiks.. ini dirumah sakit. Kamu tenang dulu"

Gamal melepas tangan Kanza di dadanya. "Kamu suruh aku tenang, disaat dokter bilang darah aku sama Misha beda?? Hah!! Siapa ayahnya Misha??!"

"Okey! Misha bukan anak kamu. Misha anak aku sama Romi. Puas kamu?!!"

Romi adalah pria yang merebut Kanza saat mereka masih SMA dulu.

"Anak kamu sama Romi, tapi kamu minta tanggung jawab sama aku??! Emang perempuan Gila kamu!!" Ucap Gamal dengan kekesalan yang teramat besar.

Kanza semakin terisak. "Mas. Aku mohon tetap jadi ayah buat Misha. Romi gak mau tanggung jawab sama aku waktu itu. Jadi aku mohon sama kamu, jangan tinggalin aku sama Misha. Anggap aja Misha sebagai anak kamu Mas"

Gamal menghempas tangan Kanza. "Bukan cuma aku yang kecewa sama kamu, tapi Misha juga bakal kecewa punya ibu kaya kamu. Aku masih punya anak lain di sana. Jadi setelah Misha sembuh nanti, aku talak kamu lalu aku urus perceraian kita"

Semudah itu?? Iyalah Author gak mau yang susah susah, biar greget. Wkekekek. serius!

"Mas!! Kamu gak bisa talak aku gitu aja Mas!! Mas aku mohon sama kamu jangan tinggalin aku!!" Ucap Kanza meneriaki Gamal yang pergi menjauh.

Flasback off

"Saya sudah cerai dengan Kanza karna masalah masa lalu" Ucap Gamal lusu.

Gamal tersenyum getir. "Dan sekarang saya berstatus Duda"

TBC

MANTEB TUH DUREN MATENG. DUDA KEREN MAPAN DAN GANTENG. ASEK JOSS

OKEEEE....ADA INFORMASI DARI AUTHORRRRRRRR👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇

Single Mommy (LENGKAP)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang