Cinta itu datang tanpa kita sadari.
Tidak tau kapan, dimana dan bagaimana.
Tidak juga memandang usia.
Mau kamu orang dewasa atau hanya anak kecil berusia 10 tahun, seperti ku.
-Jung Yong Ji, 10 tahun, Seoul Korea Selatan-
Oke. Ini mungkin terdengar...
Arion terbangun karena mendengar suara gemercik air, serta tawa imut anak kembarnya dari dalam kamar mandi.
3 jam yang lalu mereka tiba di Indonesia dan menginap di Bali.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dari pintu kamar mandi yang terbuka, Arion juga bisa mendengar suara Yong Ji yang serius menjawab pertanyaan lucu si kembar.
Sesekali mereka bernyanyi lalu dari nyanyian itu timbul beberapa pertanyaan tak terduga yang dijawab Yong Ji dengan sabar.
"Lalu apa kita tidak boleh bicara bahasa Korea?"
Yong Ji mengangguk. "Beberapa orang tidak mengerti bahasa Korea. Jadi kalian berdua harus menjawab dengan bahasa Indonesia. Oke!"
"Okeee!!" Jawab keduanya kompak.
"Nah! Ayo sekarang kita pergi ke kamar Nafa Oppa dan Neva, mereka pasti sudah menunggu dari tadi." Yong Ji pun mengajak kedua anaknya yang baru selesai mandi itu untuk berganti pakaian.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kalian berdua tidak mau mengajak Appa main?" Tanya Arion ketika si kembar sudah berpakaian.
Si kembar menggelang. "Kan kami selalu bermain dengan Appa, jadi hari ini kami hanya akan bermain dengan anak-anak."
"...." Penolakan dari Axel membuat Arion hanya bisa menutup mulutnya rapat.
"Jangan sedih ya Appa. Nanti malam Laren akan minta bacakan buku, Appa bisa baca sampai Laren dan Axel tertidur."
"...oke!"
Yong Ji hanya tersenyum dan mengantarkan kedua anaknya untuk bermain di pantai bersama anak-anak Dafa.
Ditinggal sendirian, Arion memilih untuk meraih tablet pc miliknya, ada setumpuk kasus yang belum selesai yang ia tinggalkan demi untuk bisa liburan akhir tahun di Indonesia. Ia sudah berjanji untuk membantu menyelesaikan kasus itu meski sedang liburan. Jadi sepertinya Yong Ji membantunya menepati janji itu.
Untung saja semua pegawai yang Arion pekerjakan di kantornya sangat kompeten. Tak perlu waktu lama untuk menyelidiki kasus sulit, dan Jae wook selalu bisa memenangkan kasus yang mereka tangani di pengadilan. Intinya seiring berjalannya waktu, ketenaran Arion dan Jin wook sudah sangat populer di Korea. Bahkan ia banyak menangani kasus sulit yang datang dari pejabat pemerintah, artis terkenal dan itu sedikit menguntungkan Arion, karena ia bisa menarik bayaran mahal dari orang-orang berduit itu. Tapi jika di rasa mereka benar-benar bermasalah, Arion sengaja memenangkan kasus mereka lalu menggugat mereka kembali dengan kasus penyuapan.