31. Kotak Keluhan Baru

1.4K 283 32
                                        

Sosial media itu memang lebih sadis dari pembunuh berantai, bahkan video bisa di edit sedemikian rupa lalu di sebarkan tanpa rasa bersalah, merusak nama baik seseorang yang kini sedang bersantai makan sate padang.

"Belum mau di hapus?" Tanya Dafa sambil makan keripik sanjai.

Arion menggeleng, ia belum menerima kabar dari seseorang bahwa orang yang ingin ia tarik perhatian belum melihat video viral itu.

'Penghinaan pada pernyataan cinta gadis polos'

Itu judul video viral itu yang isinya adalah kalimat hinaan Arion terhadap anak perempuan yang memang ia hina tadi siang. Hanya saja perkataannya sudah di edit sana-sini seolah bahwa Arion tidak menghargai wanita di seluruh dunia. Bahkan jutaan komentar hujatan memenuhi kolom komentar video itu dan sudah di bagikan entah seberapa banyak ke semua situs media sosial yang akhirnya merusak nama baik Arion sebagai dosen, model dan juga artis.

"Nggak apa-apa nih, kalau kamu ninggalin Indonesia dengan cara ini? Di cap jelek itu nggak enak loh! Apalagi kalau sampai bokap lo tau. Nggak takut di kurung lo."

Arion mencibir. "Emang gue ayam, pakek di kurung segala! Lagipula papa dan mama adalah orang yang rasional, mereka selalu berpikir dan mencari fakta yang sebenarnya sebelum bertindak, dan lagi...mereka bukan orang bodoh yang begitu saja percaya pada video editan itu."

Dafa setuju dengan penjelasan itu. "Tapi... Terus kenapa elu numpang makan di rumah gue? Ini hari hari minggu, bukankah biasanya lo pulang ke rumah."

Arion tersenyum sambil mengambil 4 tusuk sate yang baru saja di letakkan Dafa di piring. "Di sini kan juga rumah gue dan gue jelas mau numpang makan hahaha~"

"....."

"Sampai sekarang gue masih heran kenapa kalau lo masak sate pasti enak. Padahal kalau yang lain lo kagak bisa masak, bahkan roti yang lo panggang pun pasti gosong."

"...." Sialan ni orang!

Dafa berusaha bersabar. Sekitar 1 jam yang lalu, seseorang dengan sengaja membawa 1 kg daging sapi beserta bumbu memasak sate padang. Bahkan entah darimana seseorang itu mendapatkan daun pisang yang sudah di potong rapi, mengatakan kalau dia lapar dan memaksa Dafa yang baru saja makan malam untuk memasak makanan untuk tuan muda itu. Dan yah, tentu saja orang dengan santainya memerintah sana sini itu adalah Arion Azri Alvaro, teman tak tau malunya sedari kecil.

Ada skandal heboh yang ia ciptakan pagi ini, nama baiknya sebagai Pangeran dari negeri dongeng rusak seketika. Namun anak laki-laki itu masih bersikap super santai dengan senyum yang masih mengembang, membawa 3 bungkusan hitam ke rumah Dafa. Yang artinya skandal di luar sana tak mengganggunya sama sekali.

Setelah mengetahui duduk permasalahannya, sembari membakar sate untuk tuan muda itu, Dafa menasehati agar Arion segera menyelesaikan masalahnya, karena dampaknya akan merusak citra orang tua anak laki-laki itu, apalagi netizen sekarang punya jari-jari super kejam setajam pisau yang siap menusuk hati seseorang kapan dan dimana saja.

"Orang-orang itu akan mengulik masa lalu mu, mulai dari rekan kerja, teman, lingkungan tinggal sampai masa kecil yang meski sedikit kemungkinan mereka mengetahui fakta sebenarnya, tentu saja ada yang nekat menguak semua itu, contohnya rekan kerja papa atau mama mu yang pernah bertemu dengan mu waktu kecil atau pegawai kantor dan cafetaria. Kalau mereka membuka mulut, tamatlah riwayat mu." Dafa kembali memberi nasehat.

Ia sendiri sama seperti Arion, menyembunyikan identitas pribadinya sebagai anak dari CEO stasiun TV ALPHA Entertainment, itu karena ia berusaha untuk tidak merusak citra ayahnya dan ia ingin di kenal sebagai Randafa, bukan anak dari salah satu milyader di Indonesia.

(END) Love LockTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang