Dalam setiap kekuatan, ada kelemahan.
Dalam setiap ketakutan, ada keberanian.
Dalam setiap kebaikan, ada keburukan.
Dan dalam setiap cahaya, ada bayangan.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Rumah Rey yang biasanya tenang dan lengang, hari itu berubah menjadi markas operasi penuh bisik-bisik dan raut serius. Di ruang tengah, Kia, Satria, Rey, dan anggota Alaska yang lain, Edo, Juan, dan Riko. Tidak ketinggalan juga kawan setia Kia, Kiran. Mereka duduk melingkar, mengelilingi peta, sketsa lokasi, dan beberapa perangkat elektronik. Suasana mendadak hening, hanya terdengar suara detak jam dinding yang mendominasi ruangan.
Rey, yang selama ini lebih dikenal hemat ngomong, pendiam, dan kalem, kini menjadi pusat perhatian. di depannya tergelar sebuah papan tulis kecil dengan skema jaringan dan titik koordinat. Ia mengusulkan sebuah cara yang tidak biasa: menyusup ke titik kendali jaringan eksternal yang tersambung ke sistem CCTV rumah Vanya.
"Ini..." kata Rey datar sambil menunjukkan skema yang tergambar, "adalah kotak distribusi jaringan di sisi barat rumah. kalau kita berhasil memasang perangkat ini... kita bisa dapat akses penuh ke feed CCTV rumah bu Vanya," jelasnya seraya mengangkat modem modifikasi.
Satria mengangguk mantap. Ia melihat Rey seolah memastikan sekali lagi, lalu menatap ke semua yang hadir.
"Oke. Kita pakai rencana ini. kita sadap dari luar lebih cepat, lebih aman, dan lebih bersih," ucap Satria dengan suara yakin.
Edo menatap alat benda kecil buatan Rey itu dengan kening berkerut. "Jadi... kita bakal ngejalanin misi kayak Mamang Tom Cruise nih?"
Saria menyandarkan punggung ke kursi dan menyeringai. "Yap!"
"Terus... siapa yang pasang tuh alat?" tanya Edo. Wajahnya dipenuhi tanda tanya.
Satria berdiri dan menyilangkan tangan, berlagak sok bijak. Ia berkata dengan nada dramatis, "orang yang memasang alat ini... pastinya orang yang tidak hanya punya keberanian, tapi juga punya jiwa kesatria, dan seorang yang pantang menyerah..."
Seketika ruangan itu menjadi lebih hidup. Semuanya memasang perhatian, semangat mereka perlahan menyala, seolah Satria barusan membakar semangat juang rekan-rekannya untuk berperang.
"Elu sih itu mah," respons Edo.
"...orang yang akan selalu bangun ketika terjatuh..."
"Elu banget."
"...orang yang gak akan tunduk pada siapa pun."
"Ketua Alaska banget sih itu mah," ujar Edo sambil tersenyum bangga. "Satria my friend!"
"...rela berkorban dan menolong siapa saja tanpa pamrih," ucap Satria dengan nada dramatis. "Untuk itulah... orang yang bertugas memasang alat ini adalah..."
KAMU SEDANG MEMBACA
ANTITESIS [TAMAT]
Teen FictionDalam setiap kekuatan, ada kelemahan. Dalam setiap ketakutan, ada keberanian. Dalam setiap kebaikan, ada keburukan. Dan dalam setiap cahaya, ada bayangan. ****** Tekad Kia untuk mengungkap kematian ayahnya yang terasa janggal semakin kuat. Saat i...
![ANTITESIS [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/343815248-64-k36320.jpg)