Dalam setiap kekuatan, ada kelemahan.
Dalam setiap ketakutan, ada keberanian.
Dalam setiap kebaikan, ada keburukan.
Dan dalam setiap cahaya, ada bayangan.
******
Tekad Kia untuk mengungkap kematian ayahnya yang terasa janggal semakin kuat. Saat i...
Dalam setiap kekuatan, ada kelemahan. Dalam setiap ketakutan, ada keberanian. Dalam setiap kebaikan, ada keburukan. Dan dalam setiap cahaya, ada bayangan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sama halnya seperti kemarin, pada jam istirahat semua murid Wiramandala berhamburan pergi menuju lapangan basket. Untuk kedua kalinya, tim basket terbaik sekolah itu melakukan pelatihan karena ternyata satu bulan ke depan mereka akan mengikuti kompetisi pekan olahraga pelajar nasional.
Satria Adi Widiantoro
Salah satu siswa XII-IPS1 yang memiliki pesona luar biasa, ia merupakan idola bagi hampir semua siswi di sekolahnya, tak sedikit dari mereka yang terang-terangan mengungkapkan bahwa mereka menyukainya, ada pula yang mengaguminya secara diam-diam. Bukan tanpa alasan, selain karena postur tubuhnya yang tinggi serta ketampanan wajah menyerupai salah satu aktor sekaligus idol K-Pop Kim Younghoon, ia juga merupakan kepala geng motor “Alaska” yang empat anggota utamanya adalah teman sekelasnya. Dengan kemampuan bela diri yang belum terkalahkan oleh siapa pun, membuatnya mendapatkan julukan sebagai “Kesatria Jalanan”.
Namun, tak semua geng motor mengarah pada suatu hal yang negatif, karena ketika dulu Satria membentuk kelompok yang awalnya berjumlah lima orang itu hanya sebagai kelompok pertemanannya saja. Geng motor ini cukup positif, mereka tidak pernah membuat keributan akan hal yang tidak masuk akal, melainkan mereka terlibat pada suatu keributan karena untuk membela diri dari serangan geng motor bernama “Bruiser” yang menjadi musuh bebuyutannya selama tiga tahun ini, sehingga dengan sendirinya banyak teman seangkatan Satria yang turut membantu kelima orang itu saat untuk pertama kalinya mereka diserang oleh geng motor pembuat onar itu.
Walaupun pesona Satria tidak terkalahkan oleh siapa pun di sekolah ini, tapi tetap saja, hingga tahun terakhirnya di sekolah, ia belum pernah menjalin hubungan spesial dengan gadis mana pun, sekali pun itu Lea. Siswi Wiramandala yang juga menjadi pusat perhatian karena memiliki kecantikan yang hampir mencapai tingkat seratus persen, serta bentuk tubuh yang ideal karena profesinya sebagai seorang model.
Azalea Clarissa Bagaskara.
Siswi kelas XII-IPS2 yang juga menjadi idola bagi hampir semua siswa Wiramandala, kecuali Satria. Walau pun sejak kelas satu Lea sudah menunjukkan ketertarikannya pada Satria secara terang-terangan, tetap saja Satria tidak pernah meresponsnya. Sama halnya pada siswi yang lain. Selain karena Satria tidak suka menjalin hubungan dengan sembarang gadis yang tidak disukainya terlebih dulu, ia juga tidak menyukai gadis yang memiliki sifat sombong dan angkuh seperti Lea.
Selain itu, Satria mengetahui sebuah rahasia besar, bahwa papanya menjalin hubungan dengan mamanya Lea sejak mereka pertama kali bertemu di sekolah ini, pada saat rapat wali murid pertama kalinya, dan seiring berjalannya waktu mereka sering bertemu, baik di sekolah maupun di luar sekolah, kedekatan itu semakin terjalin erat padahal kedua orang dewasa itu masih memiliki pasangan suami dan istri mereka masing-masing. Karena hal itu pula Satria membenci mamanya Lea, Vanya, dan Lea sendiri. Karena ulah mereka, membuat kesehatan mental mamanya Satria kini menjadi terganggu.