( Via pesan chat)
Calvin : Arthur ,akhirnya ketemu.
Arthur : Apanya yang ketemu ?
Calvin :Gue berhasil ngelacak tempat Alka di sekap waktu itu.
Arthur : Bagaimana mungkin ?
Calvin : Itu memang sedikit sulit awalnya. Tempat Alka di temukan dan tempat penyekapannya berjarak lumayan jauh. Gue masih penasaran bagaimana caranya Alka bisa sampai di ladang pekebunan warga dalam kondisi seperti itu ?
Arthur : Lo yakin dengan penemuan lo ini ?
Calvin : Lo ngeraguin gue ?
Arthur : Enggak, gue percaya. Apa yang lo bilang selalu akurat. Jadi dimana tempatnya, Vin ?
Calvin : Ada di sukabumi.
Arthur : Gue tau kalau di sukabumi, tapi titi akuratnya yang gue tanyakan.
Calvin : Sebenarnya tempat itu tidak jauh dari pemukiman warga, namun sedikit kepelosok, ada di tepi hutan.
Arthur : Lo yakin deket dengan pemukiman warga ? Tapi ini aneh, bagaimana warga tidak tahu ada aktifitas penculikan disana ?
Calvin : Bukan hal yang aneh, tempat itu menjadi penampungan anjing. Jadi suaranya lebih di dominasi suara anjing. Meski Alka berteriak sangat kencang, itu sangat tidak berguna. Karena akan tersamarkan dengan suara auman hewan.
Arthur : Gila, berati ini di rencanakan dengan rapi ?
Calvin : Iya, tempat itu adalah gudang terbengkalai yang sudah lama tidak di tempati. Dan entah sejak kapan gudang itu menjadi tempat penampungan anjing.
Arthur : Gue bener bener engga nyangka, siapa yang bisa seniat itu mencelakai Alka ?
Calvin : Lo akan lebih terkejut ketika lo tau siapa pemilik dari gudang itu.
Arthur : Siapa pemiliknya ? Gue bener bener pengen ngebunuh dia.
Calvin : Bryan lah pemilik dari gedung itu.
Arthur : Bryan ? Bukan Bryan teman kita, kan ? Hey, bagaimana mungkin dia ingin mencelakai sahabatnya sendiri ?
Calvin : Benar, hanya satu Bryan yang kita kenal. Gue juga masih penasaran, apa benar Bryan bisa setega itu mencelakai sahabatnya sendiri ? Apa motif dia bisa setega itu dengan Alka ?
Arthur : Bukankah saat ini Bryan sedang ada di amsterdam untuk menyelesaikan studynya ? Kita semua tahu bagaimana karakter Bryan, pendidikan adalah nomer satu baginya. Dia bisa mengesampingkan apapun demi pendidikannya.
Calvin : Gue udah ngecek, dia tidak ada di Belanda. Tapi keberadaannya seperti tertelan perut bumi, tidak ada jejak sama sekali. Gue udah mencari segala cara buat nemuin dia, tapi hasilnya nihil.
Arthur : Lo yakin ? Ah kita semua lupa bahwa Bryan seorang yang jenius, dia adalah seorang hacker, pasti dengan mudahnya dia bisa menghilangkan segala barang bukti. Dia bisa mengubah identitasnya dengan sangat mudah, itu bukan hal yang sangat sulit. Astaga, kenapa di geng ini banyak sekali orang jenius.
Calvin : Tapi gue gak akan menyerah, gue gak bisa menyalahkan sepihak sebelum gue tahu kebenarannya. Gue akan terus mencari keberadaan Bryan bagaimanapun caranya.
Arthur : Lo gak akan ...
Calvin : Tenang, selagi tidak ada bukti, gue gak bakal apa apa in dia. Kita sahabatan dari kecil, mana mungkin gue celakain, gue cuma mau minta penjelasan.
Arthur : Gue percaya sama lo, Vin. Apa kita harus beritahukan ini pada Alka ? Dia berhak tahu, kan ? Karena dia korbannya disini.
Calvin : Arthur, lo masih inget ekspresi dia waktu dia denger kondisinya saat itu ? Waktu lo bilang tentang pita suaranya yang rusak, ekspresinya seperti tidak terkejut sama sekali. Dia seperti sudah tahu tentang hal ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
SKY OF LOVE
FanfictionKisah Cinta yang di iringi banyak sekali Air mata mungkin akan cocok untuk di deskripsikan dalam lembaran kisah cinta ini.
