Bab #40 ( Semestaku )

44 9 0
                                        


" Akan aku pastikan, genggaman tangan ini tidak akan pernah aku lepaskan lagi. Dia milikku dan selamanya akan menjadi milikku❤ " - Senjana Edeilweiss -

( NOTE : DIALOG ALKA ITU CUMA SEBATAS GERAKAN BIBIR TANPA SUARA )

Pukul 06.00 WIB. Pagi ini udara terasa lebih dingin tak seperti biasanya. Mungkin karena pergantian dari musim hujan ke musim kemarau mempengaruhi suhu udara.

Seorang wanita terbangun dari tidurnya, matanya mengerjap pelan menyesuaikan cahaya, wajahnya menatap kearah samping terlihat dada bidang seorang lelaki yang tengah tertidur disampingnya " Ahh aku lupa tertidur disini tadi malam "

Dengan serius ia menatap wajah lelaki yang masih memejamkan mata " Pahatannya begitu bagus, ternyata aku memiliki pacar yang sangat tampan " ucapnya sambil mengelus lembut wajah Alka.

Sangat lama ia memandangi wajah itu sampai ia tak sadar jika sang pemilik wajah sudah terbangun dari mimpi indahnya.

" Sudah bangun Pacar, eh bukan harusnya calon masa depan, oh tidak apa lebih baik ku panggil calon suami ya " sapanya sambil menggoda, Alka hanya tersenyum manis menanggapi celotehan sang kekasih.

" Selamat pagi calon suami masa depan "

" selamat pagi " balas alka dengan senyuman manisnya

" Coba sini kulihat, demammu yang semalam sudah turun ternyata "

" Apa aku demam ?" Tanya Alka bingung

" Iya, semalam wajahmu memerah, telingamu memerah. Kupikir mungkin semalam kamu demam " jawab senajan dengan raut wajah yang sangat polos sambil menunjuk nunjuk bagian wajah dan telinga alka

' Apa Senjana memang sepolos ini ' Batin Alka heran. Heyy apa dia lupa dengan apa yang mereka berdua lakukan ? Bagaimana bisa itu disebut dengan demam

" kiss morningnya mana ?" Goda Alka sambil menoel pipi senjana. Dan dengan cepat senjana mengecup kening milik alka

" Disini, disebelah sini " tunjuk alka pada bibirnya. apa apaan ini, mana bisa disebut kiss morning jika di kening.

" Gak mau, kamu engga liat bibirku udah sebengkak ini. Kalau cium kamu disitu sudah di pastikan bukan cuma sekedar kecupan biasa." Bantah Senjana, ia ingat semalaman tidak bisa lepas dari Alka. Heran mengapa dia bisa sekuat itu.

Dengan muka melas yang ia buat buat dan dengan mulut yang ia poutkan berusaha untuk menarik perhatian senjana. tapi sayang, usahanya tidak membuahkan hasil.

" Dimana aku meletakkan kaca ya, perasaan kusimpan di nakas. Nah ketemu " Dengan penasaran ia mengambil sebuah kecil yang selalu ia bawa kemanapun ia pergi, ya jangan heran namanya juga wanita.

Dengan teliti ia mengecek bagian wajahnya, sangat tidak lucu jika ada sesuatu di wajahnya dan terlihat oleh orang lain. Nanti di pikir melakukan yang tidak tidak. Sampailah ia mengecek bagian lehernya, nampak beberapa kemerahan disana.

" Apa ini nyamuk, kenapa besar besar. Kenapa tanda merahnya ada dimana mana ? " dengan heran ia terus saja mengecek tanda warna merah dilehernya. Alka yang melihat itu hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, ia yakin jika senjana tau ini adalah ulahnya bisa ngamuk 7 hari 7 malam.

" Alka ?" Panggil senjana ketika ia melihat wajah sang kekasih memperlihatkan raut kebingungan.

" hemm "

" Ini bukan cupang, kan ?" Tanya senjana memastikan. Mana ada nyamuk yang bisa buat tanda merah yang sangat besar.

Alka yang mendapat pertanya itu kini nampak kebingungan, ia menggelengkan kepalanya dan menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal.

SKY OF LOVE Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang