(Via pesan chat ' Black Oscar ' )
Bryan : Alka, ada yang mau gue katakan sama lo.
Alka : Soal apa, Bryan ?
Bryan : Ini soal data yang lo minta dari perusahaan bokap lo.
Alka : Lo udah dapat semuanya ?
Bryan : Belum semuanya, baru dua data yang bisa gue retas. Itupun hasil kerja sama gue dan Zaquel sampai begadang pagi. Lo mau kita bahas disini atau kita buat pertemuan ?
Calvin : Pertemuan apa maksudnya ? Kalian lupa atau pura pura bego ? Kalian tidur di rumah gue, ngapain buat pertemuan di luar ?
Bryan : Ada bokap lo, gue gak enak.
Calvin : Apa yang bikin lo gak enak ? Kan lo anak bontotnya.
Kenzio : Bahas disini saja, mang ngapa seh ?
Arthur : Ya karena ada lo disini.
Alka : Kalian mau berdebat sampai kapan ?
Bryan : Kita bahas di rumah saja nanti. Sorry Zio, bukannya gue gak mau ngehargain lo, tapi masalah ini beneran susah kalau di bahas disini.
Kenzio : Gue ngerti
Bryan : Alka, coba lo buka email yang gue kirim, ada beberapa data yang menurut gue aneh, Ini dari server tidak dikenal. Gue kurang yakin sebenarnya, apa itu server asing dari luar.
Alka : Sebentar gue cek email dulu. Biasanya kalau firasat lo buruk, itu selalu benar.
Arthur : Bryan, lo dimana sekarang ?
Bryan : Di kantor, ada apa ?
Arthur :Coba lo cek cctv punya Barra
Bryan : Sebentar.
Alka : Ada apa, Arthur ?
Calvin : Kenapa, Arthur ?
Zaquel : Apa ada masalah disana ?
Arthur : Kalian cepat datang kemari, ada yang tidak beres disini.
Alka : Oke, gue datang sama Zaquel.
Calvin : Gue meluncur dari kantor.
Kenzio : Semoga keadaannya baik baik saja.
20 Menit kemudian, Alka dan Zaquel sudah sampai di rumah sakit dan tak lama kemudian disusul oleh Calvin. Mereka terlihat sangat panik hingga berlarian di koridor rumah sakit, sampai Alka pun tidak menyadari tentang kondisi kakinya yang masih belum pulih seratus persen.
"Hati hati dengan kaki lo, Ka " Peringat Calvin yang malah di abaikan oleh Alka
"Kalau menyangkut Bara, Alka pasti mengabaikan apapun termasuk kondisinya saat ini." Balas Zaquel yang memang tau situasi.
Mereka berlarian di sepanjang koridor sampai tidak menggubris sapaan dari beberapa pegawai rumah sakit yang di tujukan pada Alka. Firasat Alka sedang tidak baik baik saja, jadi fokusnya hanya tertuju pada jalan depannya dan tidak melirik samping kanan kirinya. Setelah berlarian cukup lama, akhirnya mereka sampai di ruangan Dokter milik Bryan.
"Ada apa ?" Tanya Alka, Calvin dan juga Zaquel secara bersama hingga membuat Arthur dan juga Bryan terkejut.
"Ke ruangan lo aja, Ka. Disini tidak enak banyak Dokter yang berlalu lalang, tidak baik juga mengganggu pekerjaan mereka " Pinta Bryan yang langsung di angguki Alka.
Mereka semua akhirnya memutuskam untuk menginvestigasi di ruangan Alka, ruangan yang sudah di tinggalkan si pemilik lebih dari setengah tahun lamanya ini kondisinya sedikit berdebu, karena larangan dari Alka yang tidak memperbolehkan siapapun masuk kedalam jika bukan dia yang menyuruhnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
SKY OF LOVE
FanfictionKisah Cinta yang di iringi banyak sekali Air mata mungkin akan cocok untuk di deskripsikan dalam lembaran kisah cinta ini.
