Bagaimana jika gadis bar-bar yang tak tau aturan dinikahkan diam-diam oleh keluarganya?
...
Cerita ini berlatar belakang tentang persahabatan dan percintaan. Mengisahkan tentang Ayrania yang menempuh pendidikan di sebuah pesantren karena paksaan dar...
"Daunnya yang gue ambil," balas Ayra sekenanya. Detik berikutnya ia merutuki ucapannya sendiri, daun buat apa?
"Memangnya mau buat apa, Ra, daunnya?" balas Maya lagi. Sedang, Ayra memejamkan mata, hatinya menyumpahserapahitemannya itu. Kenapa dibahas segala? Begitu pikirnya.
Adel yang sangat peka di antara kedua temannya pun menatap Ayra dengan tatapan penuh selidik. "Gabut banget lo sampai nyolong daun?"
"ITU SIAPA DI SANA? CEPAT BERANGKAT!" pekik Ustadzah Salwa yang bertugas mengontrol para santrinya. Mendengar itu, Ayra bernapas lega karena terhindar dari pertanyaan-pertanyaan yang belum bisa ia jawab sekarang.
"Nah, kan, macan ngamuk." Ayra menjeda ucapannya. "Udah, sana pergi," usir gadis itu.
Melihat Ustadzah Salwa yang semakin mendekat, mau tak mau mereka pergi dari sana meninggalkan Ayra seorang diri.
"Kamu ngapain masih di sini?" tanya Ustadzah Salwa begitu langkahnya berada di depan Ayra.
"Kan, saya lagi dihukum, Ustadzah. Memangnya boleh masuk kelas?" balas Ayra.