Happy reading
Enjoy
*
*
Rony memijat kepalanya yang masih pusing di kamar mandi, dari pagi hingga malam tiba Rony tidak diajak bicara oleh Salma.
Membuat kepala Rony yang sudah pusing karena wine ditambah kemarahan istrinya yang membuat kepalanya semakin pusing.
Selesai mandi Rony mendekati Salma yang sedang menyusui Gavra dekat pintu balkon. Tangan Rony melingkar sempurna dipinggang Salma.
Salma yang hanya mengenakan baju tidur tipis merasakan dinginnya tubuh Rony yang baru saja selesai mandi.
"Yang.."
"___jangan marah ya, aku beneran ga ada niatan buat minum-minum kayak tadi pagi"
Salma masih tetap bergeming tak mengeluarkan suaranya.
"___istriku..."
Rony yang merasa putus asa harus menjelaskan bagaimana lagi agar Salma mau memaafkannya.
"kamu tau kan kesalahan kamu apa?"
Rony mengangguk lemah, masih pada posisi yang sama.
"__apa?"
"minum sampai mabok"
"janji ga bakal kayak gitu lagi?"
"iya janji, tapi aku minum juga sama temen-temen di kantor, Sayang. engga sama orang lain dan ga aneh-aneh juga" jelas Rony masih membela diri.
"baru aja tadi bilang ga ada niatan minum gituan, sekarang ngebela diri? iya?!" Salma melepas tangan Rony dari pinggang nya dan berbalik.
Terdengar suara Salma meninggi dan itu membuat Gavra menggeliat di gendongannya.
Salma menimang-nimang sebentar lalu menaruhnya di ranjang mereka, agar tidak terganggu.
"Sayang, tunggu dulu dong aku mau ngomong" Rony mencegah Salma yang hendak keluar kamar.
"___dengerin dulu aku ngomong, jangan main pergi gitu aja"
"apa?! mau apa lagi?! mau ngebela diri lagi?!" menepis tangan Rony.
"engga ada aku ngebela diri"
"___jujur aku bener-bener ga tau kalau anak-anak bakal ngerencanain itu, kalau aku tau dari awal pasti aku larang"
"___niatku ke kantor ya buat kerja, ga mungkin aku ngebiarin anak-anak kayak gitu"
"tapi nyatanya kamu ikutan, Mas. dan parahnya kamu ngelakuin itu di kantor, gimana kalau karyawan kamu ngikutin? hah?"
"___kalau ini dibiarin kamu bisa aja kan minum-minum lagi selain di kantor"
"___dari tadi pagi aku udah ngeredam marah ya Mas sama kamu"
"ya terus apa? kamu mau nya aku ngelakuin apa?"
"ya ga ngelakuin apa-apa, introspeksi diri aja salahnya dimana"
Rony kembali menggenggam erat pergelangan tangan Salma yang hendak pergi.
"lepas Mas!!!" Salma menghempaskan tangan Rony dan keluar dari kamar mereka.
Rony mengusap wajahnya kasar, rahangnya mengeras dan meremas rambutnya.
"kenapa jadi kayak gini, sihh? ARGHHHHH"
*
*
Salma berlari ke arah kolam renang dan duduk dipinggir kolam dan membiarkan setengah kaki nya basah oleh air.
"Salma..."
"Mama..." Salma menghamburkan pelukannya ke Mama Ririn dan menangis.
"kamu kenapa? berantem sama Rony?"
KAMU SEDANG MEMBACA
MY LOVE IS ENDLESS [END]
Teen FictionDipertemukan disaat sama-sama saling membutuhkan satu sama lain. menjalin cinta dengan kasih yang tak pernah berujung. !!21+ start :13 Desember 2023 finish : 7 Februari 2024
![MY LOVE IS ENDLESS [END]](https://img.wattpad.com/cover/335852635-64-k396652.jpg)