SPECIAL PART - 3 pangeran 1 putri

6.8K 275 10
                                        

Selamat membaca~
*
*
*

Menjadi anak sulung di keluarga Atmaja cukup membuat Gavra memiliki beban tersendiri. Beban selalu di bayang-bayang kesuksesan sang Ayah.

Memiliki 3 adik yang otomatis menjadi tanggung jawabnya juga dalam hal menjaga.

Tetapi Salma dan Rony selalu memberikan kebebasan untuknya dalam hal apapun. Bebas bukan berarti tidak mengurus, tetapi percaya apapun yang Gavra putuskan itu adalah yang tebaik.

Gavra melanjutkan mengurus perusahaan Rony dan dibantu bantu juga oleh sang Adik yaitu Nio

"Agav pulang!!" suara khas laki-laki yang dimiliki Gavra menggema.

Hentakan kaki terdengar turun dari tangga. "Kakak Gavvv!!!! Nia kangen!!"

Bruk' —Nia menghamburkan pelukan ke Gavra.

"—kenapa lama banget di sana? hiks"

Senyum lembut mendengar penuturan adiknya, tangannya terulur mengelus rambut Nia.

"maaf ya Dek, disana kan Kakak kerja jadi sedikit lama"

"Kakak makin machoo, lakik banget" puji Nia melihat perubahan Gavra yang terlihat cukup jelas terlihat oleh matanya semenjak pergi ke luar negeri.

Kemudian disusul oleh Shaka, Rony dan Salma datang memeluk Gavra bergantian.

Nia masih terisak berdiri disamping Shaka. "lebay banget lo"

"biar-rin, Lo ga diajak!" menatap datar ke Shaka.

"anak Mami, padahal disana cuma 6 bulan aja tapi Mami udah kangen banget" mata Salma berkaca-kaca dipeluk oleh Gavra.

"Mami ga usah kayak Adek lah, jangan nangis, kan Agav kesana juga kerja engga liburan dan ga lama juga kan"

"gimana Kak udah ada yang nyantol belum orang bule?"

Gavra hanya tersenyum menanggapi itu lalu menggeleng, adiknya itu ada-ada saja.

"udah ada ngapain cari bule, mending lo sana yang nyari pacar, gue aja udah punya"

"wahhh!! ketahuan lo sekarang ya!!—Pih Adek udah punya pacar nih" sedikit berteriak mengadu ke Rony, Nia berusaha membekap mulut lemes kakaknya itu.

"kalian ini ya!!"

"tapi Adek udah punya pacar Pi" cerocos Shaka lagi tidak mau berhenti .

"biarin aja!"

Nia mendengar itu langsung berhenti mengganggu Kakaknya dan berbinar, dia mendekat ke Rony dan duduk di pangkuan Papinya menyerong, Salma yang duduk disampingnya itu mendelik.

"Pi, beneran? Papi beneran ngasih Adek pacaran?"

Rony tidak menjawab.

"—Pi, nanti Adek ajak kesini ya?"

Salma menggeleng, bertahun-tahun mereka tinggal bersama masih saja heran dengan tingkah putri semata wayangnya itu.

"ajak saja kesini, nanti Papi bawakan sabit!"

Nia melepas kalungan tangannya dan berdiri, "ishhh"

"—Papi ngeselin!!"

"HAHAHAHAHA, SYUKURIN LO ANAK KECIL" Shaka terbahak-bahak memegang perutnya.

"LO JUGA NGESELIN!!"

Nia melipat tangannya di dada dan membuang muka, ngambek ke Rony dan Shaka.

"nanti kenalin ke Kakak aja, Dek" hibur Gavra

MY LOVE IS ENDLESS [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang