EXTRA PART 2

7.8K 440 22
                                        

Happy reading
Enjoy
*
*

Saat ini keluarga Rony dan Salma sudah sampai di Bali, dikenal dengan julukan pulau seribu pura ini. Menjadi salah satu tempat yang ingin Salma kunjungi saat hamil anak pertamanya___Gavra. Dan sekarang Salma baru bisa mendatangi Bali dengan empat anaknya. Sungguh di luar dugaannya.

"Mas, makasi ya udah wujudin salah satu keinginan aku buat liburan ke Bali" Salma memeluk Rony, mereka berdua sekarang ada di dapur Villa yang Rony sewa.

"harusnya Mas yang bilang maaf sama kamu Sayang, Mas baru bisa ajak kamu sekarang ke Bali. Padahal kamu kan pengen ke Bali waktu hamil Gavra"

"ga apa-apa kok Mas. malahan aku seneng bisa kesini dengan anak-anak kita" Salma melingkarkan kedua tangannya di pinggang Rony.

"___bukan hanya satu anak tapi udah empat"

"anak kelima mau?"

Salma terkekeh menjatuhkan kepalanya di dada Rony. Usia mereka memang sudah tidak muda lagi tapi gelora gairah di keduanya masih serasa saat awal menikah. Terbukti jarak lahir anak-anak mereka juga tidak terlalu jauh.

"kamu mau Mas? umur kita ga muda lagi loh, kamu udah 38 tahun, aku 37 tahun"

"umur segitu masih banyak yang belum nikah Sayang, mana ada tua. aku masih kuat gendong kamu. NIH!!"

"aaaaakk Mas, jangan ngagetin dong mau gendong"

Rony menggendong Salma ala bridal style dan memutar. Jangan tanya dimana anak-anak mereka, ketiga kakaknya menyanggupi menemani sang adik bermain di kamar Salma dan Rony.

"mau berenang bareng ga Sayang?" alis Rony naik turun menggoda Salma.

"jangan aneh-aneh kamu Mas, anak-anak kita gimana"

"___turunin aku dulu"

Rony menurunkan Salma, tapi saat Salma ingin berlalu dari hadapannya dengan cepat Rony menarik Salma dan memeluknya erat pinggangnya, menempelkan pada pinggangnya.

"Mas kangen kamu Sayang"

Rony mendekatkan wajahnya ke Salma, tidak ada celah untuk Salma menghindari Rony sekarang bibir suaminya itu sudah menempel tepat di bibir nya.

Baru saja ingin melumat bibir Salma, Rony sudah dikejutkan dengan teriakan ke tiga anak laki-lakinya dan tangisan anak perempuannya secara bersama.

"MAMIIIIII"

"PAPIIIIIIII"

Reflek Salma mendorong dada Rony agar melepaskannya, buru-buru Salma menuju kamarnya. Dan benar saja Nia sudah dalam posisi duduk di atas tempat tidur sembari menangis.

"anak cantik Mami kenapa? kok nangis?"

"Adeknya kenapa Kak? kalian jahilin ya?"

"dih, engga ya Pi. emang Papi?" sahut Gavra yang tak terima di katain jahil oleh Rony.

"gendong sama Mami yuk?" Salma mengulurkan tangannya dan disambut baik oleh Davinia.

"Kenapa Adek nangis?"

"kepalanya putus" jawab Nia

"hah? kepala siapa yang putus Sayang? kaget Salma seketika mengecek leher anaknya.

"ini Mi yang putus tapi udah Gavra benerin kok" menunjukkan boneka Barbie Nia oleh Gavra.

"kepala Barbie kan emang bisa lepas pasang Mi, tadi Adek mau ngelepas baju Barbie nya tapi terlalu kencang nariknya jadi kepalanya ikut lepas"

Tanpa sadar Rony tertawa mendengar penjelasan Gavra, polos sekali. Nio dan Shaka hanya bisa diam, kasian melihat Adik perempuannya menangis.

"sini sini anak cantiknya Papi, jangan nangis lagi dong itu kan udah di benerin sama Kakak Gav"

MY LOVE IS ENDLESS [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang