"Ketika luka menjadi bagian dari hidup, mampukah cinta benar-benar menyembuhkannya?"
Manda Aurellia tumbuh tanpa pernah merasa dicintai. Sejak bundanya pergi, rumah bukan lagi tempat pulang-melainkan sumber ketakutan. Sosok yang seharusnya melindun...
Promosi_ Hai semua! Semoga harimu Senin terus, hehehe. Kami buka jasa cabut bulu ketek, yang hitam, yang panjang, semua bisa! Hubungi kami ya, buka tiap hari, ditunggu!
Reyhan_ @Afrell
Afrell_❤️
Adit_ @Raya.gmes Rakyat mengiri
Reyhan_@Sinta Mau mati lo!
Komentar dinonaktifkan
Manda tersenyum puas setelah selesai mengunggah story di Instagram-nya. Tepat seperti yang dia duga, reaksi langsung bermunculan. Foto dirinya bersama Afrell di taman sengaja dipilih, tapi hanya setengah wajah Afrell yang terlihat—cukup untuk memancing rasa penasaran.
Senyuman miring terukir di bibir Manda. Matanya tak lepas dari pintu kamar, menanti kedatangan seseorang dengan penuh harap.
Tak lama kemudian, pintu itu terbuka dengan kasar. Raya masuk tergopoh-gopoh, napasnya tersengal-sengal. Matanya merah dan bengkak, rambutnya berantakan, sementara kedua tangannya mengepal erat penuh amarah.
Manda hanya membalas dengan senyum yang makin lebar, menatap Raya tanpa setitik rasa bersalah.
"Kenapa kakak masuk kamar kayak gembel gitu?" tanya Manda dengan nada santai, padahal dia tahu betul penyebabnya.