38

49 2 0
                                        

Terima kasih sudah memberikan luka yang begitu nyata,hingga aku lupa bagaimana caranya bahagia

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Terima kasih sudah memberikan luka yang begitu nyata,
hingga aku lupa bagaimana caranya bahagia.

---

•Happy Reading•

"Mas, kamu masih memikirkannya, hah?"

"Kalau iya, kenapa? Dia juga istriku kalau kamu lupa."

"Tapi mas, dia itu sudah mati. Untuk apa kau memikirkan orang yang sudah menjadi mayat," ucapnya.

"Kamu tidak berhak membicarakan istriku seperti itu, memangnya siapa kamu?"

"Aku ini juga istrimu mas, kenapa sih beberapa hari ini kamu berubah seperti ini."

"Aku hanya menyesal karena apa yang telah terjadi di masa lalu. Ini semua salah mu, kalau saja kamu tidak merayuku tidak akan seperti ini."

"Jangan terus menyalahkanku, Mas, seolah aku ini orang paling jahat di sini. Padahal kamu yang merencanakan semuanya dan memulai semua ini."

"Berhenti membahasnya! Aku nggak mau putriku dengar dan akhirnya benci sama papanya. Walaupun aku tahu ini semua kesalahan kita, terutama aku."

"Kalau kamu nggak mau dia benci kamu, kenapa kamu bersikap seperti itu padanya?"

"Kamu tidak akan mengerti. Aku menyesal… aku sangat menyesal. Setiap kali aku melihat Manda, putriku, rasanya seperti melihat mendiang istriku yang dulu aku sakiti."

"Untuk apa kamu menyesal, Mas? Itu sudah tidak ada gunanya lagi. Semua sudah terjadi."

"Kamu benar… memang sudah tidak ada gunanya lagi."

Manda terdiam kaku di depan kamar orang tuanya, berusaha mencerna apa yang baru saja didengarnya. Tidak mungkin...

Fakta apa itu sebenarnya?

Apa yang sebenarnya mereka lakukan?

Kesalahan apa yang telah diperbuat oleh papanya?

Sebenarnya, apa yang terjadi di masa lalu?

"Sudah, aku muak membahas ini. Aku akan refreshing, pergi shopping di mall."

"Aku juga akan ke kantor."

Manda segera bersembunyi sebelum papa dan mama tirinya melihatnya.

Kenapa semua ini jadi sangat membingungkan? Sekarang Manda yakin, kematian bundanya ada kaitannya dengan papa dan mama tirinya.

Dia harus segera mencari tahu semuanya.

Setelah memastikan kedua orang tuanya keluar dari rumah, Manda mengendap-endap masuk ke kamar mereka.

AfmaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang