39

59 2 0
                                        

"Bahagia itu diciptakan bukan didapat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Bahagia itu diciptakan bukan didapat."

---


"Ketika hati terluka, hanya waktu yang bisa menyembuhkannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Ketika hati terluka, hanya waktu yang bisa menyembuhkannya. Tapi ketika waktu terluka, tidak ada yang bisa menyembuhkannya."

---




Suara alarm membangunkan Manda dari tidurnya yang lelap. Dengan mata setengah terpejam, tangannya meraba-raba hingga berhasil mematikan alarm.

Jam masih menunjukkan pukul 06.30 pagi. Masih setengah sadar, Manda berjalan gontai menuju kamar mandi di sudut kamarnya.

Ia menggosok matanya, berusaha mengusir rasa kantuk yang masih menggantung. Tanpa banyak semangat, ia mengambil sikat dan pasta gigi, lalu mulai menyikat giginya dengan gerakan malas.

Selesai mandi, Manda mengenakan seragam sekolahnya lalu melangkah ke meja rias. Ia menatap pantulan dirinya di cermin, memperhatikan penampilannya yang tampak nyaris sempurna. Ia merapikan bedaknya dan mengoleskan sedikit lip balm agar bibirnya tak terlihat pucat.

Setelah merasa cukup puas, Manda mengambil tas sekolah yang sudah disiapkannya semalam, lalu keluar dari kamar.

"Manda, nggak mau sarapan bareng kita?" ajak Raya.

Manda menghentikan langkahnya, lalu menoleh ke arah meja makan. Di sana, papa dan mamanya sudah duduk, asyik menyantap sarapan tanpa sedikit pun menoleh padanya.

"Nggak perlu," jawab Manda singkat, lalu melengos pergi.

"Nggak ada sopan santun anak kamu," gerutu Mama Raya pada suaminya, tanpa berniat menurunkan suaranya.

Manda melangkah keluar rumah dengan semangat. Udara pagi yang segar dan sinar matahari yang hangat menyambutnya saat ia berjalan menuju halte bus.

Sesuai rencana, hari ini Manda dan kedua sahabatnya akan berangkat sekolah bersama menaiki bus.

Ponselnya berdering, sebuah pesan masuk.

AfmaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang