Step into the world of the Lee family, where Seungri, the rebellious son with a heart condition, finds solace in art and freedom. Follow his journey as he balances family expectations with his own desires, leaving a trail of drama and breathtaking a...
Seungri duduk di dalam mobil, pemandangan kota yang bermandikan cahaya neon bergerak cepat di luar jendela. Dia memandang layar ponselnya, berulang kali membuka aplikasi pesan untuk melihat teks terakhir dari Jiyong. Mereka sudah lama merencanakan sebuah staycation, hanya untuk mereka berdua, sebelum Seungri harus dirawat di rumah sakit. Sekarang, dengan segala kesibukan masing-masing, rencana itu terasa seperti mimpi yang semakin menjauh.
Seungri menggigit bibirnya pelan, jemarinya bergerak lincah di atas layar. Dia mengirim pesan singkat, menanyakan kabar Jiyong dan apakah mereka masih bisa melanjutkan rencana mereka. Tak lama kemudian, Jiyong membalas dengan ajakan yang cukup mengejutkan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seungri terdiam sejenak, membaca pesan itu berulang kali. Di satu sisi, ajakan itu terdengar menyenangkan. Sudah lama sejak mereka benar-benar bersenang-senang bersama tanpa gangguan. Namun, di sisi lain, ada keraguan yang mulai muncul. Orangtuanya, bahkan Minho, sudah berulang kali menegaskan bahwa dia perlu banyak istirahat, terutama setelah keluar dari rumah sakit. Mereka menginginkannya untuk fokus pada kuliah dan tidak terlalu memaksakan diri.
Namun, Seungri tidak bisa mengabaikan rasa rindu yang menggelayuti hatinya. Dia merindukan Jiyong, merindukan perasaan bebas yang hanya bisa dia dapatkan ketika mereka bersama. Ditambah lagi, Jiyong selalu memastikan keselamatannya. Jika Jiyong ada di sana, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, bukan?
Akhirnya, dengan senyum kecil yang terukir di wajahnya, Seungri mengetik balasan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah menerima alamat dari Jiyong, Seungri memberi tahu supirnya, Seungho, untuk menurunkannya di tempat yang dimaksud. Seungri memastikan untuk tidak memberikan petunjuk yang terlalu jelas tentang ke mana dia akan pergi.
"Just drop me off here," katanya santai saat mereka masih di area yang cukup jauh dari mansion Lee. "Aku ada urusan sebentar, dan kau tidak perlu menungguku. Kalau ada yang bertanya di rumah, bilang saja aku sedang mengerjakan tugas kuliah dengan teman."
Seungho tampak sedikit ragu, tetapi sebelum dia sempat merespons, Seungri sudah membuka pintu mobil dan melangkah keluar. Seungho hanya bisa mengangguk patuh dan mengawasi dari cermin saat Seungri berjalan menjauh, menghilang di antara kerumunan.