"Mau sampe kapan kalian nempelin gue kayak gini?" Chan menghela nafas lelah. Minho dan Changbin yang duduk sembari memeluk tangan kanan dan kirinya saling tatap.
"Sampe abang gak marah lagi"--Changbin
" Sampe abang maafin kita semua "--Minho
Kejadian Chan ketempelan adiknya itu terjadi setelah peristiwa sarapan tadi pagi. Chan yang saat itu memilih mengurung diri di kamar untuk menenangkan emosinya tau-tau di gruduk oleh Jeongin, Felix, dan Jisung. Ketiga anak itu masuk ke kamarnya dan memeluknya erat sembari membujuk agar ia tidak marah. Bahkan mereka tidak perduli saat babeh pamitan untuk segera kembali ke Korea.
Tak sampai di sana, siang ketika ia keluar kamar langkahnya terus diikuti oleh Hyunjin dan Seungmin. Mereka tidak berbicara namun mengekor Chan bak anak ayam mengekor induknya. Lalu kini? Setelah makan malam, Chan hanya ingin bersantai menonton tv, tapi ia malah ditempeli dua adik tertuanya, Minho dan Changbin.
"Kalian tuh kenapa sih? Tiba-tiba aja nempelin gue seharian, kayak gue bakal ngilang aja kalo kalian lengah"
"NAH ITU!" Pekik Changbin dan Minho membuat telinga Chan mendengung.
"Tadi pagi pas lo ngurung diri di kamar, kita nyaksiin perpisahan keluarga sebelah. Kita takut lo juga bakal minggat dari rumah gara-gara capek ditanya kapan nikah mulu" Jelas Minho.
"Tapi kalo dipikir-pikir, abang Chan gak mungkin minggat sih. Kan yang megang keluarga Cahyadi abang Chan. Kalo abang Chan gak ada, ya kita juga gak ada" Ucap Seungmin.
"Semisal babeh udah gak ada, ntar pemimpin keluarga Cahyadi pasti turun ke abang Chan."--Felix
"Pokoknya kita bakal ikut kemana abang Chan pergi. Seandainya abang Chan dikeluarin sama babeh dari keluarga Cahyadi, kita bakal ikut abang Chan dan bikin keluarga baru dibawah naungan abang Chan. Gimana setuju gak?"--Jisung
" SETUJU! HIDUP ABANG CHAN!"--Hyunjin
"HIDUP ABANG CHAN!"--Jeongin
" HIDUP CB97 !"
" HIDUP CB97 !"
"HIDUP BAHNG ENTERTAINMENT!"
"HIDUP B--bahng entertainment apaan?" Jeongin melirik ke arah Hyunjin.
"Itu nama agensi kalo abang Chan bikin agensi sendiri"
"Ohhhhh....... HIDUP BAHNG ENTERTAINMENT!"
Chan mendengus, kan apa kata Chan, adik-adiknya ini masih butuh dirinya. Tapi sok-sokan nyuruh Chan nikah. Chan jadi membayangkan kalau ia menikah tapi adik-adiknya belum mau lepas. Masa iya disaat ia ingin bermanja dengan istrinya, tiba-tiba adiknya datang dan ingin bermanja juga. Jadi lebih baik adiknya dulu yang menikah.
"Makanya kalian tuh harus baik-baikin abang kalo tau abang yang megang keluarga Cahyadi"
"Jiji baik kok bang, Umin nih Umin yang suka ngatain abang" Celetuk Jisung sembari menunjuk Seungmin.
"HWUEEEEEEE KANGEN ABANG-ABANG JUGA..... "
Keluarga Cahyadi melirik ke arah tangga dimana Ni-Ki dengan baju tidur bergambar bebek duduk di undakan tangga sembari menangis drama.
"Ya kalo kangen balik Ki"--Seungmin
" Gak mau! Gue masih ngambek!" Ni-Ki berjalan menghampiri Cahyadi bersaudara.
"Abang Chan... "Panggilnya sembari duduk lesehan bersama maknae line Cahyadi.
" Napa Ki?"
"Iki mau gabung Cahyadi Family. Iki mau jadi member ke 9 boleh gak bang? " Ucapnya dengan mata berbinar persis anak bebek minta di pungut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tetangga?!
FanfictionGimana jadinya kalo keluarga Abah Sihyuk dan 7 buntutnya yang minus akhlak tetanggaan sama keluarga Babeh Jinyoung yang punya 8 bocah prik? (S1&S2) S1=End S2=......
