60. Sabotase

13 2 2
                                        

Beberapa part ini kita akan flashback teman-teman, cukup panjang. Dan selamat menikmati..

ミ⁠●⁠﹏⁠☉⁠ミ

7 jam sebelum Annas Tasha ditemukan..

Sebuah pesan masuk membuat Anna mengerutkan dahi cukup lama. Iya berulang kali membaca nama sang pengirim pesan.

"Yumna?" Ia berbisik dengan teramat pelan sehingga tak siapapun mendengar. Terlebih saat ini, semua orang sibuk berdiskusi dan menyusun rencana agar dapat menggagalkan rencana para anggota OSIS yang katanya akan klarifikasi terkait rumor yang beredar belakangan ini.

Setelah yakin bahwa ia tidak salah membaca, Anna dengan cepat membuka pesan itu

→⁠_⁠→

My Yumm👅

Ada surprise buat Lo, mau lihat, Anna?

Lo dan teman-teman busuk Lo itu pasti suka, Na.

Sent video

←⁠_⁠←

Anna dengan segera memasang headset pada dan memutar video telinga setelah memastikan itu tersambung ke ponselnya. Hanya dengan melihat bagian pada beberapa detik pertama, ia tahu itu video apa.

"Sialan!"

Kali ini suaranya menarik perhatian orang-orang yang tadinya tengah sibuk berbincang, juga beberapa sibuk membakar lembaran-lembaran kertas yang mereka keluarkan dari salah satu lemari yang sebelumnya selalu terkunci rapat.

"Kenapa, Na?" Pertanyaan itu terdengar dari Savia yang duduk di sebelahnya.

Baru Anna sadari beberapa dari mereka kini sudah menatapnya, tak lama sebab ia kembali mengalihkan pandangan pada ponselnya, "gue kirim sekarang."

Serentak getaran ponsel terdengar setelah Anna menyelesaikan kalimatnya.

Benu orang pertama yang membuka video yang baru saja dikirim oleh Anna. Tatapannya fokus, sehingga tak menyadari beberapa orang lainnya juga mengikuti apa yang ia lakukan.

"Kenapa bisa ada video kaya gini dari ruangan kita?" Benu bertanya bingung, yang tak dijawab siapapun.

"Ini video di hari pembagian bulan lalu, kan?"

"Lo dapat dari mana Video ini, Na?" Kali ini Aiden yang bertanya.

"Yumna," dengan cepat Anna menjawab.

"Yumna?"

Anna baru tersadar akan jawabannya setelah mendengar gumaman serentak dari para anggota B, "maksud gue, nomor Yumna yang kirim video ini ke gue."

"Si anjing! Kenapa Lo baru bilang sekarang bangsat?!" Geo mengumpat dengan cukup keras membuat semua orang menatap tak terima padanya.

"Gue juga baru di kirimin video ini sialan!"

"Kebetulan banget video itu di kirim di waktu genting begini? Lo gak lagi ngibul kan?" Nadanya semakin terdengar tak bersahabat di telinga.

Gilang mendorongnya tak suka, "eh bangsat! Lo anak baru jangan seenaknya di sini!"

Geo tertawa pelan melihat Gilang yang ditarik menjauh darinya oleh Aiden. "Santai bro, santai. Gue cuma ngomongin apa yang gue lihat kok. Ya aneh aja tiba-tiba dapat video begitu di waktu yang pas begini, mana dari orang mati pula. Setahu gue Lo sama cewek bodoh itu temenan dari kecil, ya siapa tahu kalian kerja sama, kan?"

OSISCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang