66. Obviously

2.2K 258 213
                                        

Dizza sedang menempelkan foto-foto kenangan keluarganya di scrapbook Vatar. Tidak terasa waktu telah berlalu begitu cepat. Ia merasa baru kemarin berseteru dengan Vatar saat SMA, lamaran, menikah dan berbulan madu bersama Vatar. Pergi ke Opera House, Gramphians National Park, Bondi Beach, Sunshine Coast yang berada di Australia. Kenangan itu tidak akan pernah terlupakan seumur hidupnya.

Di negara itu pula lah ia menyerahkan segalanya untuk Vatar. Jiwa raganya. Ia tersenyum sendiri bila teringat malam pertamanya. Jadi seperti itu rasanya surga dunia, pantas saja orang-orang begitu bersemangat bila membicarakan hal tersebut. Ternyata...

Dizza berencana ikut Vatar ke Amerika, ia ingin mendampingi suaminya kemanapun ia berada. Namun, Vatar tidak mengizinkannya untuk menetap di sana. Vatar ingin dirinya berkarir dan mengurus Dave, lagipula percuma bila dirinya ikut ke Amerika jika Vatar tidak akan pulang ke bumi selama tiga bulan. Menurutnya, tidak ada perubahan walaupun ia ikut ke Amerika. Ia tetap menunggu Vatar.

Saat mengetahui dirinya hamil, Vatar lebih cerewet dari Vatar yang biasanya. Bahkan ia mengirim ibu dan kakaknya untuk ikut mengawasi dan membawelinya juga. Ya ampun, ia sudah dewasa dan menjaga diri. Lagipula, ia sudah terbiasa dengan keluhan wanita hamil dan vitamin apa yang harus dikonsumsi. Sepertinya Vatar lupa kalau dirinya adalah seorang dokter kandungan. Uhh...

Vatar selalu menelepon dan men-skype-nya bila ada waktu luang. Menanyakan kabarnya, bagaimana keadaan anaknya, makan apa saja, dan lain-lain yang membuat telinga panas. Ingin rasanya ia menyumpal mulut bawel suaminya itu dengan asteroid atau satu kilogram debu Mars. Perhatiannya terlalu berlebihan, melebihi ibu-ibu posyandu.

Dave lahir bertepatan dengan anniversary pernikahannya, itu merupakan kado terindah dalam hidupnya. Anak laki-laki lucu, lincah, bawel dan tidak bisa diam. Mirip sekali dengan Vatar. Ia pun heran kenapa tidak ada sedikitpun sifat dalam dirinya yang menurun kepada anak laki-lakinya itu. Ia merasa hanya seperti wadah penitipan Vatar.

Dave balita senang sekali bermain kuda-kudaan bersama Vatar, seringkali Vatar cenderung seperti korban penganiayaan dalam permainan Dave. Kadang Vatar di suruh mengambilkan layangan di atas pohon, meniup lima puluh balon saat acara ulang tahun dan mencari keliling komplek dalam bermain petak umpet padahal Dave bersembunyi di dalam rumah. Sifat jahil Vatar menurun pada Dave, kini sikap itu seperti bumerang bagi Vatar.

Dave mewarisi kejeniusan kedua orangtuanya. Kelas satu SD dia sudah dapat membaca dan berhitung padahal teman sebayanya masih mengeja saat membaca. Itu menjadi tantangan tersendiri untuk mendidik Dave agar bisa seperti sekarang. Ia tidak memaksa Dave, tapi Dave sendiri yang selalu bertanya ini dan itu. Rasa ingin tahunya memang cukup tinggi.

Dave sudah berusia sepuluh tahun. Andaikan orang tuanya masih hidup, pasti mereka senang bisa bermain dengan cucunya. Mungkin Dave bisa menjadi pengingat saat Riza kecil, tapi Vatar selalu marah-marah bila Dave disamakan dengan Riza. Entah kenapa Vatar masih sensitif bila mengaitkan kehidupannya dengan Riza. Masa sih Vatar masih cemburu dengan kakaknya?

Dave pasti akan senang bermain dengan kakek dan neneknya. Walau Dave bisa bermain dengan mertuanya tapi alangkah lebih lengkap bila Dave juga bisa bermain dengan orang tuanya juga. Ya sudahlah, memikirkan itu hanya membuatnya bertambah sedih. Lagipula itu terdengar seperti tidak bersyukur masih memiliki mertua yang lengkap dan sangat menyayangi dirinya.

Vatar sangat menyayangi Dave, ia tidak pernah marah-marah atau membentak Dave. Vatar tidak ingin seperti Evan yang mendapat julukan orang tua galak dari anaknya. Sepertinya Vatar berhasil mewujudkan keinginannya untuk tidak menjadi ayah yang galak bagi Dave. Waktu pertemuan mereka yang sebentar dimanfaatkan Vatar sebaik mungkin untuk berkomunikasi dengan Dave, Vatar ingin Dave dekat dengan orangtuanya walau kadang ditinggal untuk urusan pekerjaan.

Rahasia Dizza [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang